Kisah Mansa Musa Orang dengan Kekayaan Rp5.897 triliun Naik Haji

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 17:14 WIB
loading...
Kisah Mansa Musa Orang...
Mansa Musa adalah orang terkaya sepanjang masa dengan kekayaan US$400 miliar atau setara Rp5.897 triliun. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Kisah Mansa Musa, orang terkaya sepanjang masa dengan kekayaan US$400 miliar atau setara Rp5.897 triliun, naik haji sungguh monumental. Sejarah mencatat, inilah perjalanan haji paling glamor, paling mewah dan paling kolosal yang pernah dilakukan oleh manusia.

Baca juga: Kekayaan Elon Musk Orang Terkaya di Dunia, Cuma Setengah Harta Mansa Musa

Satu laporan mengatakan jumlah total kafilah Mansa Musa menuju ke Tanah Suci adalah 60.000 orang, termasuk 12.000 budak, yang masing-masing membawa empat pon emas (1,8 Kg) emas, disamping perbekalan lainnya.

Terdapat pula sekitar 80 unta yang berfungsi khusus untuk membawa emas. Eamonn Gearon, dalam bukunya Turning Points in Middle Eastern History, memperkirakan, emas yang dibawa unta-unta ini sekitar 300 pound (136 Kg) per hewan, atau bila ditotalkan sama dengan 24 ton emas.

Jessica Smith dalam TED-Ed Original Leason, menyatakan tidak ada yang melakukan perjalanan dengan anggaran seperti Mansa Musa. Dia membawa kafilah yang membentang sejauh mata memandang.

Riwayat menggambarkan rombongan puluhan ribu tentara, warga sipil dan budak, 500 petarung membawa emas dan berpakaian dengan sutra halus, serta banyak unta dan kuda yang mengangkut banyak batangan emas.

Perjalanan yang ditempuh oleh kafilah Mansa Musa diperkirakan lebih dari 4800 km, melewati Gurun Sahara yang merupakan gurun panas terbesar di dunia, yang luasnya setara dengan seluruh Amerika Serikat – termasuk Alaska dan Hawaii.

Gurun Sahara adalah jalur yang paling populer di benua ini, dan sudah digunakan sekitar 6000 tahun yang lalu. Jalur ini merupakan urat nadi ekonomi benua Afrika yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, seperti Jalur Sutra di Asia.

Di samping beratnya tantangan alam – seperti badai pasir – tidak sedikit juga kemungkinan munculnya gangguan dan ancaman di sepanjang perjalanan, seperti perampokan dan serangan-serangan mendadak.

Untuk sebuah perjalanan yang berat dan melelahkan ini, Mansa Musa tidak main-main menyiapkan segala keperluannya. Ia sudah menyiapkan pengawal pribadi dan berbagai kebutuhan militer setara dengan sebuah persiapan sebuah ekspedisi penaklukan. Termasuk pelayan, juru masak, pemandu, kuli, dan orang-orang yang bertanggung jawab untuk merawat kuda dan unta.

Baca juga: Kekayaan Mansa Musa Raja Muslim Mali, Terbesar Sepanjang Masa

Di samping itu Mansa Musa memiliki cukup banyak pemandu yang handal serta memiliki pengetahuan lokal tentang kemana oasis berikutnya berada.

Dari Timbuktu, Mansa Musa berjalan ke Kairo. Menurut Eamonn Gearon jarak antara Timbuktu ke Kairo sekitar 3777 km. Adapun jarak dari Kairo ke Mekkah hanya tinggal sekitar 1287 Km lagi. Dengan demikian, bisa diperkirakan bahwa perjalanan Mansa Musa pulang-pergi menempuh jarak sekitar 10.128 Km, dengan waktu tempuh sekitar dua tahun.

Mansa Musa tampak memahami betul tantangan perjalanannya. Dan demikian piawai memanfaatkan kesempatan ibadah Haji ini untuk menyebarkan misi diplomatiknya.

Di sepanjang perjananan, kafilah Mansa Musa begitu populer dengan kedermawanannya. Dia dikatakan telah menyerahkan emas kepada orang miskin di sepanjang jalurnya, dan juga membagikan hadiah yang rumit kepada penguasa setempat. Semua ini tentu bukan sekadar untuk menjamin keamanannya, lebih dari itu, ia sedang membangun simpul diplomatik demi masa depan kekuasaannya.

Dikabarkan, laju perjalanan kafilah Mansa Musa hanya berjarak 16-24 km per hari. Dan baru mencapai Kairo enam bulan kemudian, yaitu pada bulan Juli 1324 M. Ketika sampai di Kairo, Mansa Musa dan rombongan berkemah di padang pasir dekat Piramida besar Giza, di pinggiran kota Kairo modern. Dari kampnya, dia mengirim pesan kepada sultan Mamluk Mesir bersama dengan hadiah 50.000 dinar emas.

Bisa diduga, Sultan sangat senang dengan salam persahabatan ini.

Menurut cerita, Sultan begitu gembira menyambut kedatangan rombongan Mansa Musa, hingga ia meminjamkan istana musim panasnya untuk ditinggali Mansa Musa selama tiga bulan di Mesir.

Kisah tentang Mansa Musa di Mesir dicatat oleh sejarawan Shihab al-Umari, yang berada di Kairo 12 tahun setelah kunjungan Mansa Musa.

Nilai Mata Uang Merosot
Al Umari menceritakan bahwa selama tinggal di Mesir, Mansa Musa membanjiri kota dengan emas. Mendadak inflasi terjadi, nilai mata uang merosot hingga tersisa seperempatnya, dan harga-harga barang meroket.

Dalam upaya untuk memperbaiki ini, Mansa Musa meminjam emas sebanyak yang dia bisa dari para rentenir di Kairo – dengan tingkat bunga yang tidak tinggi – saat dia dan rombongannya melewati Mesir dalam perjalanan pulang.

Terlepas dari upayanya, penulis sejarah kontemporer mengatakan bahwa pengeluaran Mansa Musa sendirian selama di Mesir telah menghancurkan ekonomi lokal selama 20 tahun.

Namun pengeluaran Mansa Musa tidak hanya terkait dengan belanja, ia juga mengeluarkan banyak uang untuk membangun masjid dan madrasah di berbagai tempat yang dia singgahi.

Konon, selama perjalanan ini, Mansa Musa kerap memerintahkan dibangun sebuah masjid di manapun kafilah tersebut kebetulan berhenti untuk menunaikan Sholat Jum’at.

Menurut Eamonn Gearon, dengan cara ini, dia bisa menyebarkan sarana untuk pendidikan, pemujaan, dan pekerjaan di kerajaannya – dan sekitarnya. "Inilah alasan utama mengapa ziarah haji Mansa Musa dapat dianggap sebagai titik balik dalam sejarah Timur Tengah,” tuturnya.

Selama perjalanan pulang pergi ke tanah suci, nama Mansa Musa tersiar luas ke berbagai penjuru dunia. Ia dipuja karena kedermawanannnya, namun pada skala yang lebih besar, dampak-dampak ekonomi lainnya juga muncul di berbagai wilayah yang dilewatinya.

Baca juga: Trump dan Oprah Terlempar dari Daftar Orang Terkaya Amerika Versi Forbes

Terkaya Sepanjang Masa
Mansa Musa adalah seorang muslim. Orang terkaya sepanjang sejarah. Dia adalah seorang penguasa kekaisaran Mali yang kekayaannya mencapai US$400 miliar atau setara dengan Rp5.897 triliun.

Rudolph Ware, seorang profesor sejarah di University of Michigan, menjelaskan, kekayaan Musa begitu besar sehingga orang-orang berjuang untuk menggambarkannya. “Ini orang terkaya yang pernah dilihat orang, itulah intinya,” kata Ware.

“Mereka mencoba menemukan kata-kata untuk menjelaskannya. Ada foto dia memegang tongkat emas di atas takhta emas yang memegang secangkir emas dengan mahkota emas di kepalanya. Bayangkan emas sebanyak yang Anda pikir bisa dimiliki manusia dan menggandakannya, itulah kira-kira angka yang coba dikomunikasikan semua orang,“ lanjutnya.

Dalam salah satu daftar peringkat 24 orang terkaya di dunia sepanjang masa, yang disusun oleh situs Celebrity Net Worth, mendudukkan Mansa Musa sebagai orang terkaya No. 1 sepanjang masa dengan total kekayaan sekitar US$400 miliar. Daftar tersebut menggunakan tingkat inflasi 2199,6 persen tahunan untuk menyesuaikan kekayaan bersejarah – dalam formulasi yang berarti US$100 juta pada tahun 1913 akan sama dengan £ 2.299.63 miliar hari ini.

Independent.co.uk menggambarkan dengan tingkat inflasi yang disesuaikan dengan kekayaan sebesar US$400 miliar, Mansa Musa I akan jauh lebih kaya daripada orang terkaya di dunia saat ini.

Eamonn Gearon menyatakan Musa tidak hanya kaya, lebih dari itu, ada masa ketika nama dan legendanya demikian kuat hingga mampu mempertemukan Eropa di Era Penemuan dengan kawasan Muslim di Utara dan Barat Afrika.

Baca juga: Ini Profil Ula, Startup Indonesia yang Didanai Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Rekomendasi
Bukan Kiamat, Ahli Pastikan...
Bukan Kiamat, Ahli Pastikan Matahari Terbit dari Utara Siklus Normal
Ini Dia Satu Laut di...
Ini Dia Satu Laut di Bumi yang Tidak Menyentuh Daratan
Ajaib, Ini Objek Foto...
Ajaib, Ini Objek Foto Tertua di Dunia
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved