Kisah Pemuda Mengagungkan Maulid Nabi Diangkat Jadi Wali
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Saat pemuda itu sampai di hadapannya, sang khalifah pun memandangnya, lalu tertawa padahal sebelumnya dia sangat marah. "Wahai pemuda, apakah kau pandai ilmu sihir?" tanya khalifah.
"Tidak, demi Allah, wahai Amirul Mukminin," jawab si pemuda.
"Aku telah memaafkanmu, tapi katakan kepadaku apa yang kau katakan (dalam hatimu)? Khalifah balik tanya.
"Jika Allah menyelamatkanku dari kejadian ini maka aku akan membuat walimah, dan aku akan meminta di bacakan Maulid Nabi," jawab pemuda itu.
"Aku telah memaafkanmu, dan ini uang 1000 Dinar untuk merayakan Maulid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Engkau telah terbebas dari darah anakku," kata khalifah.
Pemuda itu pun keluar dari kediaman khalifah. Betapa gembiranya ia terbebas dari Qishos, bahkan mendapatkan 1000 Dinar berkah dari kecintaannya terhadap Maulid Nabi.
Sumber:
Lajnah Ta'lif wan Nasyr
Keluarga Santri dan Alumni Langitan 1443 H
Baca Juga: Sambut Rabiul Awal, Ini Keutamaan Merayakan Maulid Nabi
"Tidak, demi Allah, wahai Amirul Mukminin," jawab si pemuda.
"Aku telah memaafkanmu, tapi katakan kepadaku apa yang kau katakan (dalam hatimu)? Khalifah balik tanya.
"Jika Allah menyelamatkanku dari kejadian ini maka aku akan membuat walimah, dan aku akan meminta di bacakan Maulid Nabi," jawab pemuda itu.
"Aku telah memaafkanmu, dan ini uang 1000 Dinar untuk merayakan Maulid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Engkau telah terbebas dari darah anakku," kata khalifah.
Pemuda itu pun keluar dari kediaman khalifah. Betapa gembiranya ia terbebas dari Qishos, bahkan mendapatkan 1000 Dinar berkah dari kecintaannya terhadap Maulid Nabi.
Sumber:
Lajnah Ta'lif wan Nasyr
Keluarga Santri dan Alumni Langitan 1443 H
Baca Juga: Sambut Rabiul Awal, Ini Keutamaan Merayakan Maulid Nabi
(rhs)
Lihat Juga :