Surat Yasin: Para Rasul dan Penyeru yang Tak Disebut Namanya (1)
Rabu, 13 Oktober 2021 - 05:15 WIB
loading...
Dalam Surat Yasin ayat 20, Allah SWT menyebutkan seseorang yang menyeru kaumnya untuk mengikuti para rasul Allah namun nama maupun identitas sang penyeru itu disamarkan. (Foto/Ilustrasi : Dok. SINDOnews)
A
A
A
Dalam Al-Qur'an, Surat Yasin ayat 20,Allah SWT menyebutkan seseorang yang menyeru kaumnya untuk mengikuti para rasul Allah namun nama maupun identitas sang penyeru itu disamarkan.
Baca juga: Bacakan Yasin Saat Sakaratul Maut, Malaikat Datang Berbaris-baris
Allah SWT berfirman:
“Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Hai kaumku, ikutilah rasul-rasul itu.” (QS Yasin : 20)
Kisah bermula ketika dua orang utusan datang kepada suatu kaum. Dalam Surat Yasin ayat 13-14, Allah SWT berfirman:
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepadanya; (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang lalu mereka mendustakan keduanya; maka Kami kuatkan dengan yang ketiga, lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami kepada kamu adalah utusan-utusan.”
Melalui ayat ini, Allah SWT memberikan perumpamaan yang kondisinya mirip dengan kaum kafir Makkah kala itu. Bahwa pernah ada kaum seperti penduduk Makkah yang mengingkari Rasulullah SAW pada masa sebelum-sebelumnya.
Baca juga: Jarang Dibahas! Inilah Arti Huruf "Ya Sin" Pada Surat Yasin
Kaum-kaum yang dimaksud sudah didatangkan beberapa utusan secara bergantian, namun mereka tetap ingkar. Adapun kaum kafir yang ada pada Rasulullah SAW , mereka adalah kaum yang sudah berabad-abad lamanya mendengar satu persatu utusan datang pada satu kaum di negeri-negeri sekitar mereka.
Baca juga: Bacakan Yasin Saat Sakaratul Maut, Malaikat Datang Berbaris-baris
Allah SWT berfirman:
وَجَآءَ مِنۡ اَقۡصَا الۡمَدِيۡنَةِ رَجُلٌ يَّسۡعٰى قَالَ يٰقَوۡمِ اتَّبِعُوا الۡمُرۡسَلِيۡنَۙ
“Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Hai kaumku, ikutilah rasul-rasul itu.” (QS Yasin : 20)
Kisah bermula ketika dua orang utusan datang kepada suatu kaum. Dalam Surat Yasin ayat 13-14, Allah SWT berfirman:
وَاضۡرِبۡ لَهُمۡ مَّثَلًا اَصۡحٰبَ الۡقَرۡيَةِ ۘ اِذۡ جَآءَهَا الۡمُرۡسَلُوۡنَۚ
اِذۡ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلَيۡهِمُ اثۡنَيۡنِ فَكَذَّبُوۡهُمَا فَعَزَّزۡنَا بِثَالِثٍ فَقَالُـوۡۤا اِنَّاۤ اِلَيۡكُمۡ مُّرۡسَلُوۡنَ
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepadanya; (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang lalu mereka mendustakan keduanya; maka Kami kuatkan dengan yang ketiga, lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami kepada kamu adalah utusan-utusan.”
Melalui ayat ini, Allah SWT memberikan perumpamaan yang kondisinya mirip dengan kaum kafir Makkah kala itu. Bahwa pernah ada kaum seperti penduduk Makkah yang mengingkari Rasulullah SAW pada masa sebelum-sebelumnya.
Baca juga: Jarang Dibahas! Inilah Arti Huruf "Ya Sin" Pada Surat Yasin
Kaum-kaum yang dimaksud sudah didatangkan beberapa utusan secara bergantian, namun mereka tetap ingkar. Adapun kaum kafir yang ada pada Rasulullah SAW , mereka adalah kaum yang sudah berabad-abad lamanya mendengar satu persatu utusan datang pada satu kaum di negeri-negeri sekitar mereka.
Lihat Juga :