Makna Sabda Nabi yang Rajin Silaturahmi Diluaskan Rezekinya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Dan jika tidak demikian, kata Al-‘Utsaimin lagi, maka tiap-tiap sesuatu telah ditetapkan, akan tetapi mengingat silaturahmi merupakan satu perkara yang manusia patut melakukannya, Nabi SAW menganjurkannya.
Dengan menjelaskan bahwa manusia apabila ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.
Jika tidak demikian, maka orang yang menyambung tali silaturahmi telah ditetapkan dan telah ditetapkan pula umurnya sampai batas waktu yang ditetapkan Allah SWT.
Baca juga: Surat Fathir: Rezeki Lancar, Dagangan Laris Manis
Syaikh Al-‘Utsaimin mengingatkan bahwa pemanjangan umur dan pelapangan rezeki merupakan perkara yang nisbi. "Oleh karena itu, kita mendapati sebagian manusia menyambung tali silaturahim dan rizekinya dilapangkan, tetapi umurnya pendek. Fenomena ini dapat kita saksikan," katanya.
Orang yang berumur pendek padahal ia menyambung tali silaturahmi, kata Syaikh Al-‘Utsaimin, maka seandainya ia tidak menyambung tali silaturahmi, niscaya umurnya lebih pendek lagi.
"Akan tetapi Allah telah menetapkan sejak azali bahwa orang ini akan menyambung tali silaturahmi dan umurnya akan berakhir pada waktu yang cepat," tuturnya.
Baca juga: 8 Pintu Rezeki yang Diberikan Allah Ta'ala untuk HambaNya
Dengan menjelaskan bahwa manusia apabila ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.
Jika tidak demikian, maka orang yang menyambung tali silaturahmi telah ditetapkan dan telah ditetapkan pula umurnya sampai batas waktu yang ditetapkan Allah SWT.
Baca juga: Surat Fathir: Rezeki Lancar, Dagangan Laris Manis
Syaikh Al-‘Utsaimin mengingatkan bahwa pemanjangan umur dan pelapangan rezeki merupakan perkara yang nisbi. "Oleh karena itu, kita mendapati sebagian manusia menyambung tali silaturahim dan rizekinya dilapangkan, tetapi umurnya pendek. Fenomena ini dapat kita saksikan," katanya.
Orang yang berumur pendek padahal ia menyambung tali silaturahmi, kata Syaikh Al-‘Utsaimin, maka seandainya ia tidak menyambung tali silaturahmi, niscaya umurnya lebih pendek lagi.
"Akan tetapi Allah telah menetapkan sejak azali bahwa orang ini akan menyambung tali silaturahmi dan umurnya akan berakhir pada waktu yang cepat," tuturnya.
Baca juga: 8 Pintu Rezeki yang Diberikan Allah Ta'ala untuk HambaNya
(mhy)
Lihat Juga :