Abu Nawas Sebut Baginda Raja Lebih Kaya daripada Tuhan dan Mencintai Fitnah

Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:38 WIB
loading...
Abu Nawas Sebut Baginda...
Abu Nawas ingin bertemua Baginda karena sedang bokek. Dicarilah akal agar dia dipanggil. (Ilustrasi : Ist)
A A A
Seperti biasa, Abu Nawas berjalan-jalan mengunjungi pasar. Tempat inilah yang paling ia sukai karena dari tempat ini ia dapat menyampaikan ide-idenya ke masyarakat luas secara langsung.

Baca juga: Abu Nawas Menipu Malaikat untuk Menghindari Pertanyaan Kubur

Tiba-tiba ia berdiri di suatu tempat yang cukup tinggi untuk di dengar seluruh orang di pasar. Dengan suara agak keras, ia mulai berpidato, "Saudara-saudara sekalian. Ada yang perlu saudara-saudara ketahui tentang Raja kita yang tercinta, Baginda Harun Al Rasyid ."

Seluruh isi pasar terdiam, pandangan tertuju padanya. Orang-orang di pasar itu menunggu-nunggu kalimat berikutnya yang akan dikeluarkan oleh Abu Nawas. Melihat pandangan semua tertuju padanya, Abu Nawas semakin percaya diri.

"Kalian harus tahu, bahwa sebenarnya Baginda Harun Al Rasyid lebih kaya daripada Allah."

Tiba-tiba bergemuruhlah suara orang-orang di pasar. Semua orang tersentak mendengar kata-kata yang keluar mulut Abu Nawas.

"Tenang... tenang... tenang saudara. Masih ada lagi," kata Abu Nawas. Lagi-lagi seluruh orang pasar terdiam. "Baginda kita itu, sebenarnya sangaaaaaaat mencintai fitnah.”

Meledaklah lagi gemuruh orang seluruh pasar. Banyak yang memprotes omongan Abu Nawas. Tetapi Abu Nawas tampak tenang-tenang saja tanpa rasa bersalah sedikitpun.

Baca juga: Kisah Abu Nawas Mencari Jodoh: Doanya Itu Lho Penuh Siasat

Tiba-tiba sejumlah tangan merenggut kedua lengan Abu Nawas. Tetapi Abu Nawas berusaha tetap tenang. Ia tahu itu adalah tangan-tangan dari penggawa-penggawa kerajaan. Diseretlah Abu Nawas menghadap raja Harun Al Rasyid.

Dengan muka geram, Raja Harun Al Rasyid menginterogasi Abu Nawas di hadapan penasihat-penasihatnya. "Apakah benar di pasar kamu mengatakan bahwa aku lebih kaya dari Allah?"

"Benar baginda!" jawab Abu Nawas enteng.

Makin geramlah Harun Al Rasyid.

"Apakah benar kamu juga mengatakan bahwa aku mencintai fitnah?"

"Maaf, Baginda. Itu benar adanya!"jawab Abu Nawas lagi tak kalah tenangnya.

"Pengawal, bawa Abu Nawas ke penjara. Gantung dia besok pagi," teriak Baginda marah.

"Tenang, Baginda. Beri saya kesempatan untuk menjelaskan apa maksud kata-kata saya itu," potong Abu Nawas memohon dengan wajah yang memelas.

"Cepat katakan, sebelum kau temui ajalmu!"

"Begini Baginda. Maksud kata-kata saya bahwa Baginda lebih kaya dari Allah adalah baginda memiliki anak, sedang Allah tidak dimemiliki anak. Bukan begitu Baginda?"

Baginda Harun Al Rasyid terdiam. Dia tersenyum dalam hati. "Dasar, Abu Nawas."

"Terus, maksud kata-katamu bahwa aku mencintai fitnah?"

"Maksudnya, bahwa Baginda sangat mencintai istri dan anak-anak Baginda sendiri. Padahal mereka dapat menjadi fitnah bagi Baginda. Bukan begitu Baginda?"

Baca juga: Abu Nawas: Tiga Pertanyaan yang Sama dengan Tiga Jawaban yang Berbeda

Baginda Harun Al Rasyid pun hanya bisa geleng-geleng kepala. "Lalu, kenapa kamu teriak-teriak di pasar? Yang tidak paham perkataanmu bisa marah."

"Yah, kalau masyarakat marah. Nanti kan saya dipanggil oleh, Baginda," kata Abu Nawas.

"Kalau aku sudah memanggil, memang kenapa?" tanya Baginda.

"Hmmmm... Yah... kan biar dikasih hadiah, Baginda,"ucap Abu Nawas lirih.

Baginda hanya bisa tersenyum simpul. Lalu, Baginda memberi sekantong uang dinar kepada Abu Nawas.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Pulau Terbesar di Dunia...
Pulau Terbesar di Dunia Menyusut dan Terus Bergeser
Penemuan Pintu Besar...
Penemuan Pintu Besar di Pegunungan Kazakhstan Dikaitkan dengan Alien
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved