Cantik Dunia versus Cantik Akhirat
Sabtu, 06 November 2021 - 05:11 WIB
loading...
A
A
A
Allah melihat hati kita dan apa yang kita lakukan. Kemudian Dia membalasnya sesuai dengan apa yang kita lakukan. Jadi, bersihnya hati merupakan alasan Allah memberikan surga pada hamba-NYA.
Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hati para hamba-Nya. Allah mendapati hati Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hati yang paling baik, sehingga Allah memilihnya untuk diri-Nya dan mengutusnya sebagai pembawa risalah-Nya. Kemudian Allah melihat hati para hamba-Nya setelah hati Muhammad. Allah mendapati hati para sahabat beliau adalah hati yang paling baik. Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka sebagai para pendukung Nabi-Nya yang berperang demi membela agama-Nya. Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin (para sahabat), pasti baik di sisi Allah. Apa yang dipandang buruk oleh mereka, pasti buruk di sisi Allah.” (HR. Ahmad)
Hati yang bersih adalah hati yang bersih dan selamat dari kesyirikan. Baik syirik kecil ataupun syirik besar. Bersih dan selamat dari bid’ah dan syubhat. Yang memunculkan keraguan terhadap agama. Hati yang bersih dan selamat adalah hati yang selamat dari syahwat yang haram yang dapat menghantarkan seseorang kepada perbuatan keji dan mungkar.
Baca juga: 25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (3/Tamat)
Wallahu'Alam
Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,
إِنَّ اللهَ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَوَجَدَ قَلْبَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ، فَاصْطَفَاهُ لِنَفْسِهِ فَابْتَعَثَهُ بِرِسَالَتِهِ، ثُمَّ نَظَرَ فِي قُلُوْبِ الْعِبَادِ بَعْدَ قَلْبِ مُحَمَّدٍ، فَوَجَدَ قُلُوْبَ أَصْحَابِهِ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ فَجَعَلَهُمْ وُزَرَاءَ نَبِيِّهِ يُقَاتِلُوْنَ عَلَى دِيْنِهِ، فَمَا رَأَى الْمُسْلِمُوْنَ حَسَنًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ حَسَنٌ، وَمَا رَأَوْا سَيِّئًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ سَيِّئٌ
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hati para hamba-Nya. Allah mendapati hati Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hati yang paling baik, sehingga Allah memilihnya untuk diri-Nya dan mengutusnya sebagai pembawa risalah-Nya. Kemudian Allah melihat hati para hamba-Nya setelah hati Muhammad. Allah mendapati hati para sahabat beliau adalah hati yang paling baik. Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka sebagai para pendukung Nabi-Nya yang berperang demi membela agama-Nya. Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin (para sahabat), pasti baik di sisi Allah. Apa yang dipandang buruk oleh mereka, pasti buruk di sisi Allah.” (HR. Ahmad)
Hati yang bersih adalah hati yang bersih dan selamat dari kesyirikan. Baik syirik kecil ataupun syirik besar. Bersih dan selamat dari bid’ah dan syubhat. Yang memunculkan keraguan terhadap agama. Hati yang bersih dan selamat adalah hati yang selamat dari syahwat yang haram yang dapat menghantarkan seseorang kepada perbuatan keji dan mungkar.
Baca juga: 25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (3/Tamat)
Wallahu'Alam
(wid)
Lihat Juga :