25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (3/Tamat)
Jum'at, 05 November 2021 - 05:07 WIB
loading...
Perempuan cerdas di zaman Rasulullah adalah orang-orang hebat yang menorehkan tinta emas dalam sejarah peradaban Islam. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Banyak tokoh wanita cerdas dan hebat di zaman Rasulullah yang patut kita contoh. Kiprah mereka dikenang dalam sejarah karena punya andil besar dalam peradaban Islam.
Di antaranya sosok Sayyidah Khadijah sang pebisnis ulung, Sayyidah Aisyah guru perempuan dari para sahabat Rasulullah, Sayyidah Hafsah sang pemelihara naskah asli Al-Qur'an.
Baca Juga: 25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (1)
Kemudian Ummu Salamah, sang pemberi solusi bagi Rasulullah dalam situasi genting di Hudaibiyyah. Sumayyah bint Khubbat, perempuan syahidah pertama dalam Islam. Nusaibah binti Ka'ab, tameng Rasulullah dalam perang Uhud. Rufaidah al-Aslamiyyah, dokter perempuan pertama dalam Islam dan lain-lain.
Berikut lanjutan 25 wanita cerdas di zaman Rasulullah dirangkum dari Buku "25 Perempuan Teladan" karya Hj Umma Farida Lc MA:
21. Asma' Binti Abu Bakr (Dzat an-Nitaqain,Pemilik Dua Ikat Pinggang)
Nama lengkapnya adalah Asma' binti Abu Bakr Abdullah ibn Usman. Sayyidah Asma' tumbuh dalam lingkungan yang baik. Ayahandanya adalah Abu Bakar, sahabat paling dicintai Rasulullah. Ibunya bernama Qutailah bint Abdul Uzza. Mereka seluruhnya masuk Islam dan memperoleh kemuliaan sebagai sahabat Nabi. Suaminya adalah Zubair ibn Awwam, salah seorang yang dijanjikan masuk surga. Anaknya adalah Abdullah ibn az-Zubair, ulama ahli ibadah dan mujahid.
Keutamaan Asma' adalah seorang perempuan teladan yang dermawan, murah hati dan rela berkorban. Abdullah ibn az-Zubair berkata: "Aku tak pernah melihat perempuan yang lebih dermawan daripada Aisyah dan Asma', tetapi kedermawanan mereka berdua berbeda. Aisyah bisa mengumpulkan harta sedikit demi sedikit, lalu ketika sudah terkumpul banyak dia menyedekahkannya, sedangkan Asma' adalah perempuan yang tak pernah menyimpan harta untuk esok pagi."
Asma' juga memiliki ilmu yang luas. Beliau meriwayatkan hadis dari Rasulullah sebanyak 58 buah. 5 hadis terdapat dalam Sahih Al-Bukhari, 4 dalam Sahih Muslim, sedangkan sisanya tersebar dalam berbagai kitab hadis. Asma' juga seorang perempuan tegar dan penyabar.
Dijuluki Dzat an-Nitaqain karena beliau punya ikat pinggang lalu memotongnya menjadi dua. Yang satu digunakannya untuk pembungkus bekal makanan Rasulullah SAW (di Gua Hira), dan yang satu lagi sebagai qirbahnya (ikat pinggang yang dipakai perempuan)
22. Rufaidah Al-Aslamiyyah (Dokter Perempuan Pertama dalam Islam)
Rufaidah Al-Aslamiyyah adalah perempuan dari Bani Aslam yang biasa mengobati orang-orang terluka ketika perang kaum muslim dan kaum kafir Quraisy. Beliau mengobati yang terluka dengan hati ikhlas. Ibnu Ishaq menyebutkan dalam kisah Sa'ad ibn Mu'az, ketika ia terluka dalam perang Khandaq, lalu Rasulullah bersabda: "Tempatkanlah Sa'ad dalam kemah Rufaudah di Masjid (Nabawi), sehingga aku dapat menjenguknya dari dekat."
Di antaranya sosok Sayyidah Khadijah sang pebisnis ulung, Sayyidah Aisyah guru perempuan dari para sahabat Rasulullah, Sayyidah Hafsah sang pemelihara naskah asli Al-Qur'an.
Baca Juga: 25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (1)
Kemudian Ummu Salamah, sang pemberi solusi bagi Rasulullah dalam situasi genting di Hudaibiyyah. Sumayyah bint Khubbat, perempuan syahidah pertama dalam Islam. Nusaibah binti Ka'ab, tameng Rasulullah dalam perang Uhud. Rufaidah al-Aslamiyyah, dokter perempuan pertama dalam Islam dan lain-lain.
Berikut lanjutan 25 wanita cerdas di zaman Rasulullah dirangkum dari Buku "25 Perempuan Teladan" karya Hj Umma Farida Lc MA:
21. Asma' Binti Abu Bakr (Dzat an-Nitaqain,Pemilik Dua Ikat Pinggang)
Nama lengkapnya adalah Asma' binti Abu Bakr Abdullah ibn Usman. Sayyidah Asma' tumbuh dalam lingkungan yang baik. Ayahandanya adalah Abu Bakar, sahabat paling dicintai Rasulullah. Ibunya bernama Qutailah bint Abdul Uzza. Mereka seluruhnya masuk Islam dan memperoleh kemuliaan sebagai sahabat Nabi. Suaminya adalah Zubair ibn Awwam, salah seorang yang dijanjikan masuk surga. Anaknya adalah Abdullah ibn az-Zubair, ulama ahli ibadah dan mujahid.
Keutamaan Asma' adalah seorang perempuan teladan yang dermawan, murah hati dan rela berkorban. Abdullah ibn az-Zubair berkata: "Aku tak pernah melihat perempuan yang lebih dermawan daripada Aisyah dan Asma', tetapi kedermawanan mereka berdua berbeda. Aisyah bisa mengumpulkan harta sedikit demi sedikit, lalu ketika sudah terkumpul banyak dia menyedekahkannya, sedangkan Asma' adalah perempuan yang tak pernah menyimpan harta untuk esok pagi."
Asma' juga memiliki ilmu yang luas. Beliau meriwayatkan hadis dari Rasulullah sebanyak 58 buah. 5 hadis terdapat dalam Sahih Al-Bukhari, 4 dalam Sahih Muslim, sedangkan sisanya tersebar dalam berbagai kitab hadis. Asma' juga seorang perempuan tegar dan penyabar.
Dijuluki Dzat an-Nitaqain karena beliau punya ikat pinggang lalu memotongnya menjadi dua. Yang satu digunakannya untuk pembungkus bekal makanan Rasulullah SAW (di Gua Hira), dan yang satu lagi sebagai qirbahnya (ikat pinggang yang dipakai perempuan)
22. Rufaidah Al-Aslamiyyah (Dokter Perempuan Pertama dalam Islam)
Rufaidah Al-Aslamiyyah adalah perempuan dari Bani Aslam yang biasa mengobati orang-orang terluka ketika perang kaum muslim dan kaum kafir Quraisy. Beliau mengobati yang terluka dengan hati ikhlas. Ibnu Ishaq menyebutkan dalam kisah Sa'ad ibn Mu'az, ketika ia terluka dalam perang Khandaq, lalu Rasulullah bersabda: "Tempatkanlah Sa'ad dalam kemah Rufaudah di Masjid (Nabawi), sehingga aku dapat menjenguknya dari dekat."
Lihat Juga :