Ketika Bilal bin Rabah Tak Mampu Lagi Mengumandangkan Adzan
Kamis, 18 November 2021 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
"Lalu, siapa lagi yang akan menjadi muadzzin bagi kami?” kata Abu Bakar. Dengan air mata berlinang Bilal menjawab, “Aku takkan menjadi muaddzin lagi bagi orang lain setelah Rasulullah.”
Kelanjutannya dikisahkan oleh Ibnu ‘Abd al-Barr, seorang ulama madzhab Maliki kelahiran Andalusia tahun 978 M, dalam kitabnya yang berjudul al-Isti’ab, dikisahkan bahwa sepeninggal Rasulullah, Bilal tidak pernah melakukan Adzan lagi.
Ibnu ‘Abd al-Barr mengisahkan, “ketika Nabi wafat, Bilal ingin pergi ke Suriah. Abu Bakar menyuruhnya untuk tetap berada dalam pengabdian.
Bilal berkata, ‘jika engkau telah membebaskanku untuk dirimu sendiri, maka buatlah aku tertawan lagi. Tapi jika engkau telah membebaskan aku untuk Allah, maka biarkan aku pergi di jalan Allah.’ Abu Bakar meninggalkannya sendirian.”
Setelah Bilal pergi dari Madinah, dia menghabiskan sisa hidupnya di Suriah. Suatu saat Khalifah Umar bin Khattab berkunjung ke Suriah. Pada kesempatan tersebut orang-orang meminta khalifah agar meminta Bilal adzan untuk satu sholat saja. Konon, itu adalah adzan terakhir Bilal bin Rabah.
Baca juga: Tangis Waraqah bin Naufal dan Pembebasan Bilal bin Rabah dari Siksaan Kafir Quraisy
Kelanjutannya dikisahkan oleh Ibnu ‘Abd al-Barr, seorang ulama madzhab Maliki kelahiran Andalusia tahun 978 M, dalam kitabnya yang berjudul al-Isti’ab, dikisahkan bahwa sepeninggal Rasulullah, Bilal tidak pernah melakukan Adzan lagi.
Ibnu ‘Abd al-Barr mengisahkan, “ketika Nabi wafat, Bilal ingin pergi ke Suriah. Abu Bakar menyuruhnya untuk tetap berada dalam pengabdian.
Bilal berkata, ‘jika engkau telah membebaskanku untuk dirimu sendiri, maka buatlah aku tertawan lagi. Tapi jika engkau telah membebaskan aku untuk Allah, maka biarkan aku pergi di jalan Allah.’ Abu Bakar meninggalkannya sendirian.”
Setelah Bilal pergi dari Madinah, dia menghabiskan sisa hidupnya di Suriah. Suatu saat Khalifah Umar bin Khattab berkunjung ke Suriah. Pada kesempatan tersebut orang-orang meminta khalifah agar meminta Bilal adzan untuk satu sholat saja. Konon, itu adalah adzan terakhir Bilal bin Rabah.
Baca juga: Tangis Waraqah bin Naufal dan Pembebasan Bilal bin Rabah dari Siksaan Kafir Quraisy
(mhy)
Lihat Juga :