Kisah Faishal bin Turki, Khalifah Saudi yang Sempat Dipenjara

Rabu, 24 November 2021 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Menurut Buya Hamka, setelah 3 tahun memerintah, tidaklah membuat Faishal tenteram. Lawan-lawan politiknya terus mencari cara buat meruntuhkannya. Pada saat kelemahannya itu tiba-tiba datang sekali lagi tentara Mesir yang berpangkalan di Madinah, di bawah Komandan Khoursyid Pasha.

"Imam Faishal ditangkap karena dianggap tidak sanggup mengatur negerinya. Beliau ditawan dan dibawa ke Mesir. Sebagai penggantinya, diangkatlah seorang Amir-boneka, bernama Amir Khalid," tutur Buya Hamka.

Amir ini sudah lama tinggal di Mesir sehingga rakyat Nejd menganggapnya sebagai orang lain. Dia hanya dua tahun sanggup memegang pangkat Amir yang tidak berurat itu.

Setelah dua tahun hidup seperti terpencil dalam negeri sendiri, dia diturunkan dari kedudukannya, dan terpaksa ke Madinah. Ia pun digantikan oleh Abdullah bin Tsanian bin Ibrahim bin Tsanian bin Saud.

Rakyat juga tidak menyukai Amir baru ini. Pada saat itu, Faishal bin Turki berada dalam tahanan di satu benteng di Mesir. Kendati demikian, Faishal mengikuti perkembangan yang terjadi berkat laporan para pengikutnya.

Pada satu tengah malam keluarlah Imam Faishal dari tahanan dengan menyamar. Dengan susah payah akhirnya beliau sampai juga kembali ke negerinya.

Dia disambut rakyat dengan gembira. Karena beliau memang Imam yang sah. Abdullah bin Tsanian lari dan mencari perlindungan kepada tentara Mesir. Pemerintahan Mesir pun tidak bersemangat lagi menyambut perkembangan baru ini.

Kala itu Muhammad Ali Pasha telah meninggal dunia (1849), setelah putranya, Ibrahim Pasha, mendahuluinya (1848).

Pada saat Faishal pulang ke negerinya, Emir Mesir dijabat Abbas Pasha I bin Thouson Pasya bin Muhammad Ali Pasha (memerintah dari tahun 1849 sampai 1854).

Masa yang pendek dari pemerintahan Abbas Pasha I (5 tahun) adalah masa tenang bagi Mesir, menyelesaikan pusaka agresi dari ayahnya dan kakeknya, dengan percobaan mereka hendak meluaskan kekuasaan, mendirikan sebuah Imperium telah distop oleh Kerajaan-kerajaan Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Arkeolog Temukan Campur...
Arkeolog Temukan Campur Tangan Tuhan di Balik Hancurnya Kota Sodom
Artikel Terkini
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved