Kisah Izrail Menyamar sebagai Pengemis dan Orang yang Sibuk Mengumpulkan Harta
Kamis, 23 Desember 2021 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjawab, “Tidak.”
Selanjutnya dia masuk ke rumah menemui orang itu dan berkata kepadanya, “Segeralah beri wasiat yang engkau ingin beri wasiat, karena saya akan mencabut nyawamu sebelum saya keluar rumahmu”
Mendengar itu keluarganya pun berteriak histris dan menangis. Sementara orang itu segera berkata, “Bukalah kotak-kotak dan brankas itu, dan buka juga tas penyimpanan harta, juga tempat penyimpanan emas dan perak.” Mereka pun segera membukanya seluruhnya.
Maka dia pun menghadap ke hartanya dan melaknatnya serta mencaci makinya. Kemudian dia berkata, “Terlaknatlah engkau, harta. Engkaulah yang membuat diriku melupakan Rabb-ku Tabaraka wa Taala, dan membuatku lalai untuk beramal bagi akhiratku, sehingga ajalku tiba.”
Harta pun berkata: "Jangan mencaci makiku. Bukankah engkau orang yang hina di mata manusia, kemudian saya mengangkat derajatmu?"
"Bukankah engkau melihat bagaimana pengaruhku padamu sehingga engkau bisa masuk dalam lingkaran pergaulan para raja? Sedangkan orang-orang saleh tidak bisa masuk? Bukankah denganku engkau bisa meminang anak-anak raja dan bangsawan, dan engkau pun diterima mereka? Sementara orang-orang saleh meminang perempuan yang sama tapi mereka ditolak?"
"Bukankah engkau yang menggunakanku untuk membiayai berhala dan orang-orang kejam dan saya pun tidak menolak perintahmu? Dan jika engkau gunakan saya untuk membiayai perjuangan fi sabilillah saya pun tidak akan menolakmu?"
"Namun engkau pada hari ini lebih tercela dari saya! Karena saya dan engkau diciptakan dari tanah, maka siapa yang memilih berbuat baik, dia pun mendapat kebaikan. Sedangkan yang berbuat jahat, maka dia mendapat celaka."
Yazid bin Maisarah mengatakan seperti itulah harta berbicara, maka berhati-hatilah.
Baca juga: Bukan di Bumi, Malaikat Izrail Mencabut Nyawa Nabi Idris di Langit Keempat
Selanjutnya dia masuk ke rumah menemui orang itu dan berkata kepadanya, “Segeralah beri wasiat yang engkau ingin beri wasiat, karena saya akan mencabut nyawamu sebelum saya keluar rumahmu”
Mendengar itu keluarganya pun berteriak histris dan menangis. Sementara orang itu segera berkata, “Bukalah kotak-kotak dan brankas itu, dan buka juga tas penyimpanan harta, juga tempat penyimpanan emas dan perak.” Mereka pun segera membukanya seluruhnya.
Maka dia pun menghadap ke hartanya dan melaknatnya serta mencaci makinya. Kemudian dia berkata, “Terlaknatlah engkau, harta. Engkaulah yang membuat diriku melupakan Rabb-ku Tabaraka wa Taala, dan membuatku lalai untuk beramal bagi akhiratku, sehingga ajalku tiba.”
Harta pun berkata: "Jangan mencaci makiku. Bukankah engkau orang yang hina di mata manusia, kemudian saya mengangkat derajatmu?"
"Bukankah engkau melihat bagaimana pengaruhku padamu sehingga engkau bisa masuk dalam lingkaran pergaulan para raja? Sedangkan orang-orang saleh tidak bisa masuk? Bukankah denganku engkau bisa meminang anak-anak raja dan bangsawan, dan engkau pun diterima mereka? Sementara orang-orang saleh meminang perempuan yang sama tapi mereka ditolak?"
"Bukankah engkau yang menggunakanku untuk membiayai berhala dan orang-orang kejam dan saya pun tidak menolak perintahmu? Dan jika engkau gunakan saya untuk membiayai perjuangan fi sabilillah saya pun tidak akan menolakmu?"
"Namun engkau pada hari ini lebih tercela dari saya! Karena saya dan engkau diciptakan dari tanah, maka siapa yang memilih berbuat baik, dia pun mendapat kebaikan. Sedangkan yang berbuat jahat, maka dia mendapat celaka."
Yazid bin Maisarah mengatakan seperti itulah harta berbicara, maka berhati-hatilah.
Baca juga: Bukan di Bumi, Malaikat Izrail Mencabut Nyawa Nabi Idris di Langit Keempat
(mhy)
Lihat Juga :