Talbis Iblis : Ketika Kepintaran Menjadi Sebuah Musibah
Selasa, 28 Desember 2021 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
"Tentunya ini adalah satu perkara yang perlu diatasi dan diperbaiki oleh orang-orang yang berilmu. Yaitu dengan terus menjaga dan mengawal hati agar tidak jatuh kepada sifat buruk berupa kesombongan. Jadilah seperti padi yang makin berisi makin merunduk. Yaitu makin banyak ilmu maka semakin tawadhu dan semakin jauh dari kesombongan,"ungkap dai yang sering menyampaikan kajian parenting Islami ini.
Ibnul Jauzi mengatakan bahwa salah satu talbis iblis yang samar terhadap orang yang berilmu adalah iblis membisikkan ke telinganya dengan kata-kata: “Aku belum pernah bertemu dengan orang seperti dirimu,” iblis terus mengangkat dan memuji orang ini.
Pujian itu muncul dalam hatinya sehingga mungkin dia bergumam dalam hatinya: “Siapa lagi yang lebih tinggi ilmunya dari padaku? Siapa lagi yang lebih tahu? Siapa lagi yang lebih paham selain diriku?”
Karena itu, jika seorang yang berilmu mendengarkan kata-kata iblis ini maka dia akan binasa dan terbuai oleh sifat bangga terhadap diri sendiri.
Baca juga: Kelahiran Bayi Prematur Dalam Pandangan Syariat
Wallahu A'lam
Ibnul Jauzi mengatakan bahwa salah satu talbis iblis yang samar terhadap orang yang berilmu adalah iblis membisikkan ke telinganya dengan kata-kata: “Aku belum pernah bertemu dengan orang seperti dirimu,” iblis terus mengangkat dan memuji orang ini.
Pujian itu muncul dalam hatinya sehingga mungkin dia bergumam dalam hatinya: “Siapa lagi yang lebih tinggi ilmunya dari padaku? Siapa lagi yang lebih tahu? Siapa lagi yang lebih paham selain diriku?”
Karena itu, jika seorang yang berilmu mendengarkan kata-kata iblis ini maka dia akan binasa dan terbuai oleh sifat bangga terhadap diri sendiri.
Baca juga: Kelahiran Bayi Prematur Dalam Pandangan Syariat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :