Benarkan Membaca Kitab Suci Tanpa Tahu Artinya Bak Keledai?

Rabu, 10 Juni 2020 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Abu Numair menceritakan hadis kepada kami, dari Mujalid, dari As-Syi’by, dari Ibnu Abbas yang mengatakan: Rasulullah bersabda: “Barang siapa berbicara pada saat imam berkhutbah, maka ia seperti keledai yang membawa kitab, dan orang yang mengatakan kepadanya ‘Diam!’ maka tiadalah Jumat baginya” (Musnad Ahmad, (1): 230).

(Baca Juga: Keutamaan dan Keistimewaan Surah Al-Fatihah )

Konteks Perumpamaan Keledai
Pengajar Ushul Fiqh di Pondok Pesantren PPAI Al-Fithriyah Kepanjen Malang ini dalam tulisannya berjudul "Membaca Al-Qur’an tanpa Paham Artinya dan Perumpamaan Keledai" yang dimuat laman resmi Nahdlatul Ulama , menyatakan perlu dijelaskan terlebih dahulu setiap orang yang menjelaskan ayat Al-Qur’an bukan berarti ia sudah menafsirkan Al-Qur’an. Sebab, upaya menafsrikan Al-Qur’an membutuhkan seperangkat keahlian serta metode dan prosedur yang harus diikuti.

Dalam tafsir Jalalain yang ditulis oleh Imam Jalaluddin al-Mahalli dan Imam Jalaluddin as-Suyuthi, ada beberapa pokok penafsiran atas ayat ini. Yaitu, (1) hummilut-taurata dijelaskan sebagai: ‘tuntutan bagi orang Yahudi untuk mengamalkan apa yang ada di dalamnya’; (2) tsumma lam yahmiluuha dijelaskan sebagai ‘tidak mengamalkan isinya yaitu untuk mengenali sifat-sifat Muhammad (sebagai tanda kenabian) sehingga tidak mengimani kenabian-Nya’; (3) kata asfara di dalam ayat itu diartikan sebagai kitab. Diumpamakan seperti keledai yang membawa kitab, karena perilaku yang tidak bisa memanfaatkannya. Perumpamaan ini dinilai Al-Qur’an sebagai seburuk-buruknya perumpamaan. (Baca Juga: Keutamaan Surah An-Nisa dan Kandungannya )

Jika membaca tafsir Ibnu Abbas dan tafsir Ibnu Katsir, juga demikian penjelasan yang kita jumpai. Yaitu bahwa ayat tersebut tidak lepas dari dua konteks, yaitu: pertama, khitab (konteks pembicaraan) ayat tersebut adalah orang-orang Yahudi; (Jalalain [2]: 401); Tanwirul Miqbas: 595).

Kedua, dijelaskan bahwa perumpamaan itu dibuat untuk menjelaskan orang-orang Yahudi yang berusaha menyembunyikan informasi tentang sifat-sifat nabi yang terakhir yang dalam faktanya ada pada diri Nabi Muhammad (Tanwirul Miqbas: 595)

Jadi dapat disimpulkan, menurut Ahmad Nur Kholis, bahwa ayat kelima QS al-Jumu’ah di atas berbicara dalam konteks orang-orang Yahudi yang menyembunyikan informasi-informasi kenabian yang ada dalam kitab suci mereka.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa selain mereka berusaha menyembunyikan, orang-orang Yahudi juga menentang, mengubah, dan mengganti isi dari kitab Taurat tersebut. Walhasil, ini adalah tentang Taurat, bukan Al-Qur’an.

(Baca Juga: Keutamaan Surah Al-Mulk Pelindung dari Siksa Kubur )

Lalu bagaimana dengan Al-Qur’an sendiri?

Ahmad Nur Kholis menjelaskan Al-Qur’an dianjurkan untuk dibaca siapa saja di antara orang-orang beriman. Meskipun tidak mengerti artinya, seseorang dianjurkan membacanya dan itu tetap dinilai sebagai ibadah. Kiranya kita bisa mengambil suatu pengertian akan apa itu Al-Qur’an yang dikemukakan oleh Az-Zarqani dalam hal ini.

Az-Zarqani mengambil sebuah definisi paling komprehensif (jami’-mani’) di antara yang definisi yang ada. Definisi tersebut adalah definisi yang dirumuskan oleh para ushuliyyun yang mengatakan:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ijtimak Ulama Hasilkan...
Ijtimak Ulama Hasilkan Delapan Rekomendasi Penyempurnaan Tafsir Al-Quran Kemenag
Gelar Uji Publik Penyempurnaan...
Gelar Uji Publik Penyempurnaan Tafsir Al Qur’an, Kemenag: Menjawab Kebutuhan Umat
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Nazi’at: Perbedaan Kehidupan Penghuni Neraka dan Surga
Segera Hadir untuk Umat...
Segera Hadir untuk Umat Muslim, Al-Qur’an Terjemah Bahasa Betawi
Gus Baha Beri Catatan...
Gus Baha Beri Catatan Tafsir Kemenag: Benar Saja Tidak Cukup, Harus Nyaman Dibaca
ICIEFE 2025, Menag Dorong...
ICIEFE 2025, Menag Dorong Tafsir Al-Qur'an yang Adaptif terhadap Budaya
Rekomendasi
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Hebohkan Thailand, Tiang...
Hebohkan Thailand, Tiang Misterius Mendadak Muncul di Langit
Gunung Everest Tumbuh...
Gunung Everest Tumbuh Tinggi Lebih Cepat, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Artikel Terkini
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved