Surat Yasin Ayat 55-57: Gambaran Kehidupan Penduduk Surga Bersama Pasangannya

Jum'at, 14 Januari 2022 - 09:22 WIB
loading...
A A A
Bersama Pasangan
Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menegaskan bahwa meskipun para penduduk surga itu sibuk dengan berbagai kenikmatan akan tetapi kesibukan tersebut sama sekali tidak menjemukan mereka.

Mengutip pendapat al-Thabathaba’i, Quraish menerangkan bahwa aktivitas di surga menjadikan para penghuninya tidak lagi melakukan aktivitas lain selain menikmati kenikmatan surgawi, apa pun bentuknya.

Adapun penafsiran terhadap ayat ke-56, Quraish menjelaskan bahwa bagi para penghuni surga yang ketika di dunianya telah memiliki pasangan yang sama-sama beriman dan bahagia dengan pasangannya, maka mereka akan hidup berdampingan bersama pasangannya tersebut selama di surga.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 48-50: Kiamat Datang Mendadak, ketika Orang Masih Sibuk Urusan Dunia

Adapun bagi para penghuni surga yang selama di dunia tidak menikah, pasangannya tidak beriman, ataupun tidak bahagia bersama pasangannya selama di dunia, maka di surga ia berhak memilih pasangan berupa para bidadari maupun bidadara.

Sedangkan bagi para perempuan yang menikah lebih dari sekali, maka mereka berhak memilih pasangan yang paling disenanginya.

Hal ini sebagaimana hadits riwayat mengenai Ummu Salamah , yang merupakan janda Abu Salamah, yang dinikahi Rasulullah SAW . Nabi SAW menjawab kegelisahan Ummu Salamah terkait dengan siapa dia nanti di surga, maka jawaban Nabi adalah Ummu Salamah berhak memilih pasangan yang paling disukainya.

Di surga kelak, mereka memperoleh berbagai buah-buahan dan memperoleh apa pun yang mereka minta. Al-Bantani menjelaskan, segala macam buah-buahan tersedia di surga.

Al-Bantani juga mengutip az-Zajaj yang mengatakan bahwa apa yang penghuni surga inginkan akan langsung datang menghampiri mereka, tanpa perlu usaha dan menunggu lagi.

Terkait redaksi ayat, At-Thabari meriwayatkan perbedaan bacaan pada kata شغل di bagian akhir QS Yasin: 55 di atas. Mayoritas qurra (ahli qiraat) membaca fi syughulin. Sedangkan sebagian ulama qiraat Basrah membaca fi syughlin.

Demikian pula pada kata فاكهون (fakihun). Ada yang membaca pendek fa’-nya, yaitu riwayat dari Abu Ja’far. Ada pula yang memanjangkannya, yaitu bacaan mayoritas ulama qiraat dan yang tepat menurut at-Tabari.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 47: Ajaran Kasih Sayang Meski Beda Keyakinan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Naziat : Perbedaan Penghuni Surga dan Neraka
Beginilah Potret Penghuni...
Beginilah Potret Penghuni Surga Berdasarkan Hadis Nabi SAW
Gambaran dan 15 Nama...
Gambaran dan 15 Nama Surga Menurut Al Quran, Simak di Sini Saja!
Hari Jumat, Hari Tambahan...
Hari Jumat, Hari Tambahan Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Apakah Hewan Masuk Surga?...
Apakah Hewan Masuk Surga? Simak Ulasannya di Sini!
Doa agar Dibangunkan...
Doa agar Dibangunkan Rumah di Surga, Mudah Dihafal!
Rekomendasi
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Arus Atlantik Melemah,...
Arus Atlantik Melemah, Ilmuwan Ungkap Kondisi Berbahaya di Laut
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved