Kisah Ayah Nabi Shaleh, Pengurus Berhala yang Ditidurkan Allah Selama 100 Tahun
Jum'at, 28 Januari 2022 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Lalu Allah menjadikan burung gagak itu bisa berbicara kepadanya. Burung itu berkata, “Aku adalah burung yang telah diutus oleh Allah kepada Qabil bin Adam setelah dia membunuh saudaranya, Habil, agar aku memperlihatkan kepadanya bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya.”
Burung itu berkata lagi kepadanya, “Apa gerangan yang membuatmu terus menangis?”
Dia menjawab, “Sudah seratus tahun suamiku hilang.”
Burung itu berkata, “Maukah engkau aku bawa kepadanya.”
Dia menjawab, “Menakjubkan sekali, seandainya engkau bisa membawaku kepadanya.”
Burung berkata, “Apakah engkau heran dengan ketetapan Allah?”
Ketika itu juga isteri Kanuk berdiri; lalu dia berjalan mengikuti burung gagak yang terbang di depannya. Allah menjadikan perjalanan tersebut terasa ringan bagi isteri Kanuk, padahal itu dilakukan di tengah malam, sampai akhirnya dia sampai ke lembah tempat suaminya berada.
Kemudian burung gagak itu bertengger di atas pintu gua dan berkata kepada isteri Kanuk, “Masuklah!”
Isteri Kanuk pun masuk dan di sana dia melihat suaminya sedang tidur. Burung gagak mendekati Kanuk dan berkata kepadanya, “Wahai Kanuk, bangunlah dengan kekuasaan Allah!”
Kanuk pun bangun, lalu dia duduk, kemudian isterinya menghampirinya dan keduanya saling berpelukan. Kemudian mereka bersenggama. Setelah itu, istri Kanuk mengandung.
Setelah bersenggama dengan istrinya, pada saat itu juga Kanuk meninggal. Maka, istrinya pergi meninggalkannya, lalu dia pergi bersama burung gagak sampai memasuki negeri Tsamud. Semua itu berjalan di malam hari. Dan setelah kandungannya sempurna, istri Kanuk melahirkan Shaleh AS.
Burung itu berkata lagi kepadanya, “Apa gerangan yang membuatmu terus menangis?”
Dia menjawab, “Sudah seratus tahun suamiku hilang.”
Burung itu berkata, “Maukah engkau aku bawa kepadanya.”
Dia menjawab, “Menakjubkan sekali, seandainya engkau bisa membawaku kepadanya.”
Burung berkata, “Apakah engkau heran dengan ketetapan Allah?”
Ketika itu juga isteri Kanuk berdiri; lalu dia berjalan mengikuti burung gagak yang terbang di depannya. Allah menjadikan perjalanan tersebut terasa ringan bagi isteri Kanuk, padahal itu dilakukan di tengah malam, sampai akhirnya dia sampai ke lembah tempat suaminya berada.
Kemudian burung gagak itu bertengger di atas pintu gua dan berkata kepada isteri Kanuk, “Masuklah!”
Isteri Kanuk pun masuk dan di sana dia melihat suaminya sedang tidur. Burung gagak mendekati Kanuk dan berkata kepadanya, “Wahai Kanuk, bangunlah dengan kekuasaan Allah!”
Kanuk pun bangun, lalu dia duduk, kemudian isterinya menghampirinya dan keduanya saling berpelukan. Kemudian mereka bersenggama. Setelah itu, istri Kanuk mengandung.
Setelah bersenggama dengan istrinya, pada saat itu juga Kanuk meninggal. Maka, istrinya pergi meninggalkannya, lalu dia pergi bersama burung gagak sampai memasuki negeri Tsamud. Semua itu berjalan di malam hari. Dan setelah kandungannya sempurna, istri Kanuk melahirkan Shaleh AS.
Lihat Juga :