Kisah Isra Miraj, Dada Rasulullah Dibelah Oleh Malaikat Jibril

Senin, 28 Februari 2022 - 14:55 WIB
loading...
Kisah Isra Miraj, Dada...
Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ditemani Malaikat Jibril dan Mikail. Mereka menunggangi Buraq, hewan yang kecepatannya seperti kilat. Foto/Ist
A A A
Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam penuh dengan hikmah dan cerita menarik. Sebelum diperjalankan, dada beliau dibelah oleh Malaikat Jibril.

Pembelahan dada Rasulullah ini untuk menyucikan hati dan melapangkan hati beliau. Dalam riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW disucikan hatinya oleh Malaikat sebanyak tiga kali. Pertama ketika beliau masih kecil, kedua sebelum menerima wahyu dan ketiga ketika peristiwa Isra Miraj.

Baca Juga: Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW dalam Hadis Sahih

Al-Imam Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliky Al-Hasani menceritakan peristiwa agung ini dalam Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat. Suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail dekat Ka'bah, saat itu Beliau berbaring di antara paman Beliau, Sayyiduna Hamzah dan sepupu Beliau, Sayyiduna Jakfar bin Abi Thalib.

Tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri Beliau lalu membawanya ke arah sumur Zamzam. Setibanya di sana mereka merebahkan tubuh mulia Rasulullah untuk dibelah dadanya oleh Jibril.

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam atap rumah Nabi terbuka, kemudian Jibril turun membelah dada Beliau sampai di bawah perut Beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail: "Datangkan kepadaku nampan dengan air Zamzam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya."

Perlu diketahui bahwa penyucian ini bukan berarti hati Nabi kotor. Justru Nabi sudah diciptakan oleh Allah dengan hati yang paling suci dan mulia. Hal ini tidak lain untuk menambah kescian di atas kesucian dan untuk lebih memantapkan dan menguatkan hati Beliau.

Apalagi beliau akan melakukan suatu perjalanan agung penuh hikmah serta sebagai kesiapan untuk berjumpa dengan Allah 'Azza wa Jalla. Ketika dada Beliau dibelah, Jibril mengeluarkan hati Beliau lalu membasuhnya tiga kali. Kemudian didatangkan satu nampan emas dipenuhi hikmah dan keimanan. Jibril menuangkannya ke dalam hati Beliau, maka penuhlah hati Rasulullah dengan kesabaran, keyakinan, ilmu dan kepasrahan penuh kepada Allah, lalu ditutup kembali oleh Jibril.

Setelah penyucian hati baginda Rasulullah selesai, Jibril kemudian menyiapkan Buraq lengkap dengan pelana dan kendalinya. Binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal. Dia berjalan sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya, jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya. Buraq diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya.

Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan (Buraq itu berjingkrak-jingkrak memperlihatkan kekuatannya). Maka Jibril meletakkan tangannya di wajah Buraq sembari berkata: "Wahai Buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada makhluk Allah yang menaikimu yang lebih mulia daripada dia (Rasulullah)".

Mendengar itu, Buraq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat. Setelah tenang, naiklah Rasulullah ke atas punggungnya, dan sebelum Beliau, banyak Anbiya' yang menaiki Buraq ini.

Dalam perjalanan, Jibril menemani Rasulullah di sebelah kanan Beliau, sedangkan Mikail di sebelah kiri. Menurut riwayat Ibnu Sa'ad, Jibril memegang sanggurdi pelana Buraq, sedang Mikail memegang tali kendali. Mereka melaju mengarungi keindahan alam Allah Ta'ala yang penuh keajaiban dan hikmah dengan inayah dan rahmat-Nya menuju Baitul Maqdis Palestina.

Rasulullah Singgah di Madinah dan Thur Sina
Di tengah perjalanan mereka berhenti di satu tempat yang dipenuhi pohon kurma, lantas Malaikat Jibril berkata: "Turunlah disini dan sholatlah". Setelah Beliau sholat, Jibril berkata: "Tahukah anda di mana Anda sholat?" "Tidak," jawab Rasulullah. Jibril berkata: "Anda telah sholat di Thoybah (nama lain dari Madinah) dan kesana anda akan berhijrah".

Kemudian Buraq berangkat kembali melanjutkan perjalanan, secepat kilat dia melangkahkan kakinya sejauh pandangan matanya, tiba-tiba Jibril berseru: "Berhentilah dan turunlah serta sholatlah di tempat ini!". Setelah sholat dan kembali ke atas Buraq, Jibril memberitahukan bahwa Beliau sholat di Madyan, di sisi pohon dimana dahulu Musa bernaung di bawahnya dan beristirahat saat dikejar-kejar tentara Fir'aun.

Perjalanan selanjutnya Nabi Muhammad turun di Thur Sina', sebuah lembah di Syam, tempat dimana Nabi Musa berbicara dengan Allah. Beliau pun sholat di tempat itu. Kemudian Beliau sampai di suatu daerah yang tampak kepada Beliau istana-istana Syam, Beliau turun dan sholat disana.

Kemudian Jibril memberitahukan kepada beliau dengan berkata: "Anda telah sholat di Bait Lahm (Betlehem, Baitul Maqdis), tempat dilahirkan Nabi Isa bin Maryam".

Baca Juga: Selamat Memperingati Isra Miraj, Perintah Sholat dari 50 Menjadi 5 Waktu

Referensi:
Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat karya Al-Imam Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliky Al-Hasani
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Nubuat Rasulullah SAW...
Nubuat Rasulullah SAW Tentang Perang Besar Akhir Zaman
Kumpulan Doa Isra Mikraj,...
Kumpulan Doa Isra Mikraj, Cek di Sini Saja!
Rekomendasi
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
Artikel Terkini
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Infografis
Doa Menyambut Ramadhan,...
Doa Menyambut Ramadhan, Dianjurkan Dibaca oleh Kaum Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved