Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW dalam Hadis Sahih

Minggu, 27 Februari 2022 - 07:36 WIB
loading...
Kisah Isra Miraj Rasulullah...
Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad merupakan peristiwa agung yang diperingati kaum muslim setiap bulan Rajab. Foto/dok SINDOnews
A A A
Beberapa Hadis sahih menceritakan kisah Isra Miraj Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) pada malam 27 Rajab. Keterangan hadis ini menguatkan dalil tentang perjalanan Isra Miraj Nabi yang diabadikan dalam Surat Al-Isra ayat 1.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa perjalanan Isra' Rasulullah SAW dilakukan dengan ruh dan jasad beliau dalam keadaan sadar, bukan dalam keadaan tidur.

Baca Juga: 5 Amalan Sunnah di Malam Isra Mir'aj, Jangan Lupa Amalkan!

Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu menuturkan bahwa pada malam diperjalankannya Rasulullah SAW dari Masjidil Haram Makkah, datanglah kepadanya tiga orang pada saat sebelum turunnya wahyu, sedangkan Rasul pada waktu itu sedang tidur di Masjidil Haram. Kemudian berkatalah orang yang pertama, "Siapakah dia ini?" Kemudian orang kedua menjawab, "Dia adalah orang yang terbaik di antara mereka (kaumnya)." Setelah itu berkatalah orang ketiga, "Ambillah orang yang terbaik itu."

Pada malam itu Nabi tidak mengetahui siapa mereka, sehingga mereka datang kepada Nabi di malam yang lain dalam keadaan matanya tidur sedangkan hatinya tidak tidur. Demikianlah para Nabi, meskipun mata mereka terpejam, namun hati mereka tidaklah tidur.

Sesudah itu rombongan tadi tidak berbicara sedikit pun kepada Nabi hingga mereka membawa Nabi dan meletakkannya di sekitar sumur Zamzam. Di antara mereka ada Malaikat Jibril yang menguasai diri Nabi, lalu Jibril membelah bagian tubuh, antara leher sampai ke hatinya, sehingga kosonglah dadanya. Sesudah itu Jibril mencuci hati Nabi dengan air Zamzam dengan menggunakan tangannya, sehingga bersihlah hati beliau.

Kemudian Jibril membawa bejana dari emas yang berisi iman dan hikmah. Kemudian dituangkanlah isi bejana itu memenuhi dada beliau dan urat-urat tenggorokannya lalu ditutupnya kembali. (HR Al-Bukhari dari Anas bin Malik)

Hadis kedua menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Tiba-tiba datang kepadaku seseorang (Jibril). Kemudian ia membedah dan mengeluarkan hatiku. Setelah itu dibawalah kepadaku bejana yang terbuat dari emas yang penuh dengan iman, lalu ia mencuci hatiku. Setelah itu menuangkan isi bejana itu kepadaku. Kemudian hatiku dikembalikannya seperti sediakala". (HR Al-Bukhari dari Sa'sha'ah)

Hadis ketiga, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Didatangkan kepadaku Buraq, yaitu binatang putih lebih besar dari himar, dan lebih kecil dari bigal. Ia melangkahkan kakinya sejauh pandangan mata. Kemudian saya mengendarainya, lalu ia membawaku sehingga sampai ke Baitul Makdis. Kemudian saya mengikatnya pada tempat para nabi mengikatkan kendaraannya. Kemudian saya sholat dua rakaat di dalamnya, lalu saya keluar.

Kemudian Jibril membawa kepadaku sebuah bejana yang berisi minuman keras (khamar) dan sebuah lagi berisi susu; lalu saya pilih yang berisi susu, lantas Jibril berkata: "Engkau telah memilih fitrah sebagai pilihan yang benar." (HR Ahmad dari Anas bin Malik)

Dari hadis-hadis tersebut disimpulkan bahwa Nabi Muhammad diperjalankan pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa atas izin Allah di bawah bimbingan Malaikat Jibril. Sebelum Rasulullah diperjalankan pada malam itu, hatinya diisi iman dan hikmah, agar beliau kuat menghadapi segala macam cobaan dan tabah dalam melaksanakan perintah-Nya.

Perjalanan agung itu dilakukan dengan mengendarai Buraq yang mempunyai kecepatan luar biasa sehingga Isra' dan Mi'raj hanya memerlukan waktu kurang dari satu malam.

Dalam Surat Al-Isra Ayat 1 tidak dijelaskan secara terperinci apakah Nabi melakukan Isra' dengan roh dan jasadnya, ataukah rohnya saja. Itulah sebabnya para mufasir berbeda pendapat mengenai hal tersebut. Namun, mayoritas mereka berpendapat bahwa Isra' dilakukan dengan roh dan jasad, bukan dalam keadaan tidur.

Salah satu alasan yang menguatkan pendapat tersebut adalah kata "Subhana" pada awal ayat tersebut menunjukkan adanya peristiwa yang hebat. Jika Nabi di-isra'-kan dalam keadaan tidur, tentu tidak perlu diungkapkan dengan menggunakan ayat yang didahului dengan Tasbih.

Baca Juga: Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad dan Alasan Diperjalankan Saat Malam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa Isra Mikraj,...
Kumpulan Doa Isra Mikraj, Cek di Sini Saja!
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Mengenal Sosok Ummu...
Mengenal Sosok Ummu Hani' Sepupu Nabi Muhammad SAW, Saksi Hidup Peristiwa Isra Mikraj
Kisah Lengkap Isra Mikraj,...
Kisah Lengkap Isra Mikraj, Mukjizat Luar Biasa Nabi Muhammad SAW
Mengapa Isra Mikraj...
Mengapa Isra Mikraj Terjadi di Malam Hari? Begini Penjelasan Al Quran
Hukum Merayakan Isra...
Hukum Merayakan Isra Mikraj, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Dilapisi Emas Murni,...
Dilapisi Emas Murni, Kitab Yahudi dan Ilmuwan Yakin Kuil Suci Sulaiman Ada di Yerusalem
Kisah Gajah Mada dan...
Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa dan Gunung Kelud Meletus
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
Artikel Terkini
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved