Orang Tua Bijak Mengerti Kebutuhan Anak Hingga Kehidupan Alam Akhirat

Senin, 07 Maret 2022 - 08:15 WIB
loading...
Orang Tua Bijak Mengerti...
Orang tua cerdas dan bijak adalah orang yang senantiasa tahu apa yang diperlukan oleh anak-anaknya, termasuk kebutuhannya hingga di kehidupan akhirat kelak. Foto ilustrasi/ist
A A A
Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, Buya Yahya mengatakan, orang tua cerdas dan bijak adalah orang yang senantiasa tahu apa yang diperlukan oleh anak-anaknya. Di antara hal yang diperlukan oleh anak tidak ada yang lebih penting dari keselamatannya kelak setelah kehidupan di alam dunia ini.

Jika ada orang tua yang begitu semangat menyekolahkan anaknya dipendidikan tinggi dengan harapan agar anaknya kelak mendapatkan pekerjaan yang layak dan menguntungkan dari segi materi atau ada orang tua yang membekali anaknya modal besar agar bisa mandiri dan makmur dalam kehidupannya di dunia ini.

Baca juga: Begini Cara Mendidik Anak dalam Islam

"Sungguh ia adalah orang tua yang cerdas, senantiasa berpikir akan masa depan sang anak . Akan tetapi orang tua tersebut akan menjadi tidak bijak lagi jika ternyata melupakan masa depan yang lebih lama lagi yaitu kehidupan abadi setelah kehidupan di dunia ini,"ungkap Buya Yahya dalam tulisan Oase-nya di kanal dakwah Al Bahjah.

Menurut Buya, ada masa depan nanti di alam Barzakh yang tidak hanya enam puluh atau seratus tahun akan tetapi ribuan tahun. Bersama penantian itu sang anak akan menuai apa yang diperbuat saat di dunia dulu. kemudian setelah kehidupan alam Barzakh akan dilanjutkan menuju kebahagiaan yang hakiki atau kesengsaraan yang hakiki di surga atau neraka.

Tidak ada yang rela jika anaknya disiksa di alam Barzakh dan di akhirat nanti. Disiksa karena orang tua tidak pernah memikirkan masa depan mereka setelah kehidupan ini. Disiksa karena orang tua telah tidak memikirkan bekal anak-anaknya di kehidupan akherat setelah kehidupan di dunia ini.

Kita mungkin akan mudah tanggap jika anak kita gagal dalam ujian akhir di sekolah atau universitas atau gagal dalam sebuah usaha dagangnya. Akan tetapi kenapa kita tidak mudah tanggap dengan anak kita yang malas melakukan shalat atau mulai melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah Subhanahu wata’ala? Sungguh bahasa cinta adalah amat indah dan akan menghadirkan keindahan

Cinta yang sesungguhnya kepada anak akan diterjemahkan dengan kepedulian terhadap masa depan anak. Tidak ada masa depan yang sesungguhnya selain masa depan di akhirat yang abadi. Bukan cinta yang sesungguhnya bagi orang tua yang hanya ingin membahagiakan anaknya selama enam puluh tahun sepanjang hidupnya di dunia lalu melupakan kehidupan yang lebih lama setelah di dunia ini.

Yang berani membiayai sekolah anaknya untuk mencari ilmu dunia dengan biaya mahal tentu akan rela membiayai anaknya untuk mengambil bekal di akhirat dengan biaya yang lebih mahal. Jika masih ragu untuk yang demikian itu maka sangat diragukan kecintaan orang tua tersebut terhadap anaknya bahkan sangat mungkin diragukan keimanannya kepada kehidupan setelah kehidupan di dunia ini.

Dan tidak sampai disini, orang tua yang lalai memikirkan kebahagian anaknya kelak di akhirat akan menemukan kesengsaraan yang amat sangat seperti yang pernah dikisahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Kisah seorang ahli ibadah yang hendak menuju ke surga akan tetapi tiba-tiba ada yang menyeru dari dasar neraka jahannam menginginkan agar orang yang hendak masuk surga itu di masukkan ke neraka bersamanya

Melihat kejadian seperti ini, Malaikat menghadap kepada Allah Subhanahu wata’ala dan Allah Subhanahu wata’ala memerintahkan Malaikat agar menggiring orang tersebut ke neraka. Ia adalah orang tua yang ahli ibadah, ahli sedekah dan ahli kebaikan akan tetapi telah membiarkan sang anak tanpa ada bimbingan agar semakin dekat kepada Allah Subhanahu wata’ala dan tanpa pembekalan untuk di akhirat. Maka disebabkan keteledorannya dalam mempersiapkan masa depan anaknya di akhirat maka ia pun ikut rugi bersama sang anak di neraka jahannam.

Baca juga: Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Islam, Bulan Syawal Sangat Dianjurkan

Wallahu A’lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Rujuk Setelah...
Bolehkah Rujuk Setelah Menjatuhkan Talak? Pasangan Muslim Wajib Tahu!
3 Amalan agar Rumah...
3 Amalan agar Rumah Penuh Keberkahan, Simak di Sini!
5 Hal yang Bisa Membuat...
5 Hal yang Bisa Membuat Rumah Menjadi Surga, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Bahasa Cinta dalam Keharmonisan...
Bahasa Cinta dalam Keharmonisan Rumah Tangga, Begini Penjelasannya!
Mengenal Khulu, Hak...
Mengenal Khulu, Hak Istri Meminta Cerai kepada Suaminya
Cium Anak Setiap Hari,...
Cium Anak Setiap Hari, Sunnah Rasul yang Sering Dilalaikan
Rekomendasi
Deretan Ilmuwan Penemu...
Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Artikel Terkini
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved