Malam Nisfu Syaban, Begini Tata Cara Baca Yasin Berikut Niatnya
Rabu, 16 Maret 2022 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Doa Rasulullah di Malam Nisfu Syaban
Berikut doa yang dibaca Rasulullah saat malam Nisfu Syaban:
"Khayalan dan hatiku bersujud kepada Engkau, hatiku beriman dengan-Mu, maka inilah tangan yang saya gunakan untuk bertindak jinayah terhadap diri sendiri. Wahai Dzat Yang Maha Agung yang diharapkan untuk (mengampuni) dosa yang besar. Wahai Dzat Agung, ampunilah dosa yang besar ini. Wajahku bersujud kepada-MU Dzat Yang menciptakan serta merobek pendengaran dan matanya."
Lalau Beliau Rasulullah SAW bangkit kemudian sujud kembali dan berdoa:
"Aku memohon perlindungan dengan maaf-Mu dari siksaan-Mu. Saya berlindung dengan ridhaMu dari kemarahan-Mu. Saya berlindung dengan-Mu, dari-Mu Maha agung Dzat-Mu. Saya tidak bisa menghitung pujian atas-Mu seperti Engkau memuji diriMu. Saya berkata seperti saudaraku Dawud berkata: 'Saya membenamkan wajahku dalam tanah demi Tuhanku dan memang ia berhak untuk bersujud."
Setelah itu, beliau bangkit dari sujudnya dan berdoa:
"Ya Allah, karuniakanlah kepadaku hati yang bersih dari syirik, bersih dari sifat cerewet (banyak bertanya), dan jangan jadikan aku celaka."
Baca Juga: Doa yang Dibaca Rasulullah SAW Saat Malam Nisfu Syaban
Berikut doa yang dibaca Rasulullah saat malam Nisfu Syaban:
سَجَدَ لَكَ خَيَالِي وَسَـوَادِي وَآمَنَ بِكَ فُؤَادِي فَهَذِهِ يَدِي وَمَا جَنَيْتُ بِهَا عَلَى نَفْسِي يَا عَظِيْمُ يُرْجَى لِكُلِّ عَظِيْمٍ يَا عَظِيْمُ اغْفِرْ الذَّنْبَ الْعَظِيْمَ سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ
"Khayalan dan hatiku bersujud kepada Engkau, hatiku beriman dengan-Mu, maka inilah tangan yang saya gunakan untuk bertindak jinayah terhadap diri sendiri. Wahai Dzat Yang Maha Agung yang diharapkan untuk (mengampuni) dosa yang besar. Wahai Dzat Agung, ampunilah dosa yang besar ini. Wajahku bersujud kepada-MU Dzat Yang menciptakan serta merobek pendengaran dan matanya."
Lalau Beliau Rasulullah SAW bangkit kemudian sujud kembali dan berdoa:
عُوْذُ بِعَفْـوِكَ مِنْ عِقَابِكَ وَأَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ جَلَّ وَجْهُكَ لاَ أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ أَقُوْلُ كَمَا قَالَ أَخِي دَاوُدُ: أَعْفِرُ وَجْهِي فِى التُّرَابِ لِسَيِّدِي وَحَقَّ لَهُ أَنْ يَسْجُدَ
"Aku memohon perlindungan dengan maaf-Mu dari siksaan-Mu. Saya berlindung dengan ridhaMu dari kemarahan-Mu. Saya berlindung dengan-Mu, dari-Mu Maha agung Dzat-Mu. Saya tidak bisa menghitung pujian atas-Mu seperti Engkau memuji diriMu. Saya berkata seperti saudaraku Dawud berkata: 'Saya membenamkan wajahku dalam tanah demi Tuhanku dan memang ia berhak untuk bersujud."
Setelah itu, beliau bangkit dari sujudnya dan berdoa:
أَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي قَلْباً نَقِيًّا مِنَ الشِّرْكِ نَقِيًّا لاَحَافِيًا وَلاَ شَقِيًّا
"Ya Allah, karuniakanlah kepadaku hati yang bersih dari syirik, bersih dari sifat cerewet (banyak bertanya), dan jangan jadikan aku celaka."
Baca Juga: Doa yang Dibaca Rasulullah SAW Saat Malam Nisfu Syaban
(rhs)
Lihat Juga :