Kisah Tumbangnya Dinasti Umayyah, 300 Anggota Keluarganya Dieksekusi Mati

Senin, 21 Maret 2022 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Bernarkah Khalifah Utsman bin Affan Dikorbankan Bani Umayyah?

Menurut Abul A’la al-Maududi, ketika mendapati jasad mantan Khalifah Hisyam bin Abdul Malik yang sudah wafat 7 tahun sebelumnya ternyata masih utuh. Mereka lalu menderanya dengan cambuk dan menggantungkannya di hadapan pandangan orang banyak selama beberapa hari, kemudian membakarnya dan menaburkan abunya.

Mereka juga membunuh setiap anak dari kalangan Bani Umayyah dan menghamparkan permadani di atas jasad-jasad mereka yang sebagiannya masih menggeliat dan gemetaran, lalu mereka duduk di atasnya sambil makan.

Mereka juga membunuh semua anggota keluarga Bani Umayyah yang ada di kota Basrah dan menggantungkan jasad mereka dengan lidah-lidah mereka, kemudian membuang mereka di jalan-jalan kota itu untuk makanan anjing-anjing.

"Begitulah kekejian dibalas dengan kekejian," tulis Nadirsyah Hosen, Dosen Senior Monash Law School, dalam tulisannya mengutip Abul A’la al-Maududi.

Fanatisme Arab
Banyak sejarawan percaya bahwa faktor penting yang menyebabkan runtuhnya Bani Umayyah adalah karena penguasa Daulah Bani Umayyah sangat fanatik terhadap orang Arab, tradisi Arab, dan bahasa Arab.

Kekhalifahan Bani Umayyah memiliki watak kearaban yang kuat. Sebagian besar khalifahnya sangat fanatik terhadap kearaban dan bahasa Arab yang mereka gunakan. Mereka memandang rendah kalangan mawali (orang non-Arab). Orang Arab merasa diri mereka sebagai bangsa terbaik dan bahasa Arab sebagai tertinggi.

Selain itu, kebanyakan penerusnya tidak bisa menciptakan kesetaraan dan keadilan dalam Islam. Hal ini kemudian menyebabkan para loyalis ikut ambil bagian setiap kali timbul pemberontakan untuk menumbangkan Dinasti Umayyah.

Baca juga: Masjid Lumpur Bani Umayyah Ditemukan, Dibangun di Awal Islam

Banyak sejarawan percaya bahwa dengan jatuhnya negara Umayyah, kekuasaan Muslim Arab jatuh dari kekhalifahan Islam. Karena, orang Arab terakhir berafiliasi dengan penguasa negara-negara kekhalifahan, sedangkan kekhalifahan kemudian diteruskan ke Persia dan Turki, baik dalam pemerintahan Abbasiyah atau Ottoman, dan sampai jatuhnya keluarga Utsman dengan deklarasi Republik Turki oleh Mustafa Kemal Ataturk pada 1923.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Selat Gibraltar: Abadinya...
Selat Gibraltar: Abadinya Nama Sang Panglima Perang Islam dalam Peta Dunia
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Rekomendasi
Teliti Mumi Menjerit,...
Teliti Mumi Menjerit, Ilmuwan Temukan Fakta Menakutkan
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved