600.000 Orang Tewas di Tangan Panglima Perang Abbasiyah Abu Muslim Al-Khurasani
Rabu, 23 Maret 2022 - 18:43 WIB
loading...
Abu Muslim Al-Khurasani selalu berpesan: Bunuhlah setiap orang yang Anda curigai. Foto/Ilusrasi: Twitter
A
A
A
Syaikh Muhammad Al-Khudari dalam bukunya yang berjudul" Ad-Daulah Al-Abbasiyyah" menyatakan Daulah Abbasiyah didirikan dengan banyak menggunakan cara-cara kekerasan, kesewenang-wenangan, dan jauh dari petunjuk agama (Islam).
Di antara pesan-pesan yang disampaikan kepada Panglima Perang Daulah Abbasiyah, Abu Muslim Al-Khurasani: “Bunuhlah setiap orang yang Anda curigai".
Karenanya tidaklah mengherankan jika Abu Muslim Al-Khurasani yang juga Gubernur Khurasan ini terdorong untuk mencurigai banyak orang Arab maupun non-Arab yang bergabung dengan pasukannya. Setiap kali mencurigai seseorang, maka tidak segan-segan membunuhnya seketika meskipun dengan sedikit alasan.
Menurut Syaikh Muhammad Al-Khudari, kurban pembunuhan yang dilakukan Abu Muslim Al-Khurasani dengan memenjarakannya hingga tewas mencapai lebih dari 600.000 jiwa.
Baca juga: Detik-Detik Menjelang Runtuhnya Daulah Umayyah dan Berdirinya Daulah Abbasiyah
Mereka tidak segan-segan melakukan pengkhianatan terhadap orang-orang yang mempercayai mereka. Sifat dan karakter ini tentunya jauh berbeda dengan karakter bangsa Arab Jahiliyah dan pada permulaan Islam dan penaklukan-penaklukan mereka.
Kesetiaan dalam memenuhi janji dalam pandangan mereka merupakan sesuatu yang harus mereka jaga. Pesan-pesan para pemimpin mereka dalam hal itu sangatlah dikenal dan populer.
Ketika orang-orang penjarah itu masuk di antara mereka, maka mereka mempermudah jalan untuk berkhianat terhadap orang yang mempercayai mereka untuk memberikan jaminan perlindungan hidupnya.
Hal ini sebagaimana diabadikan oleh Muhammad bin Ali bin Thabathaba dalam Bi Al-Fakhri fi Al-Adab As-Sulthniyyah, dimana ia berkata, “Ketahuilah, bahwa pemerintahan Daulah Abbasiyah merupakan pemerintahan yang dibangun di atas penipuan dan pengkhianatan. Bagian tipu daya dan rekayasa jauh lebih besar dibandingkan kekuatan dan ketahanan.”
Baca juga: Leluhur Dinasti Abbasiyah, Paman Nabi yang Wafat di Bulan Rajab
Gunakan Hadis Palsu
Menurut Syaikh Muhammad Al-Khudari, pemerintahan Daulah Abbasiyah berdiri atas nama agama. Senjata yang digunakan untuk mempengaruhi masa dan pemikiran-pemikirannya adalah mengembalikan pemerintahan dan kekuasaan kepada keluarga Muhammad SAW. Mereka merebut pemerintahan dari Dinasti Marwan, seraya menyebut sifat-sifat keburukan Daulah Umayyah .
Di antara pesan-pesan yang disampaikan kepada Panglima Perang Daulah Abbasiyah, Abu Muslim Al-Khurasani: “Bunuhlah setiap orang yang Anda curigai".
Karenanya tidaklah mengherankan jika Abu Muslim Al-Khurasani yang juga Gubernur Khurasan ini terdorong untuk mencurigai banyak orang Arab maupun non-Arab yang bergabung dengan pasukannya. Setiap kali mencurigai seseorang, maka tidak segan-segan membunuhnya seketika meskipun dengan sedikit alasan.
Menurut Syaikh Muhammad Al-Khudari, kurban pembunuhan yang dilakukan Abu Muslim Al-Khurasani dengan memenjarakannya hingga tewas mencapai lebih dari 600.000 jiwa.
Baca juga: Detik-Detik Menjelang Runtuhnya Daulah Umayyah dan Berdirinya Daulah Abbasiyah
Mereka tidak segan-segan melakukan pengkhianatan terhadap orang-orang yang mempercayai mereka. Sifat dan karakter ini tentunya jauh berbeda dengan karakter bangsa Arab Jahiliyah dan pada permulaan Islam dan penaklukan-penaklukan mereka.
Kesetiaan dalam memenuhi janji dalam pandangan mereka merupakan sesuatu yang harus mereka jaga. Pesan-pesan para pemimpin mereka dalam hal itu sangatlah dikenal dan populer.
Ketika orang-orang penjarah itu masuk di antara mereka, maka mereka mempermudah jalan untuk berkhianat terhadap orang yang mempercayai mereka untuk memberikan jaminan perlindungan hidupnya.
Hal ini sebagaimana diabadikan oleh Muhammad bin Ali bin Thabathaba dalam Bi Al-Fakhri fi Al-Adab As-Sulthniyyah, dimana ia berkata, “Ketahuilah, bahwa pemerintahan Daulah Abbasiyah merupakan pemerintahan yang dibangun di atas penipuan dan pengkhianatan. Bagian tipu daya dan rekayasa jauh lebih besar dibandingkan kekuatan dan ketahanan.”
Baca juga: Leluhur Dinasti Abbasiyah, Paman Nabi yang Wafat di Bulan Rajab
Gunakan Hadis Palsu
Menurut Syaikh Muhammad Al-Khudari, pemerintahan Daulah Abbasiyah berdiri atas nama agama. Senjata yang digunakan untuk mempengaruhi masa dan pemikiran-pemikirannya adalah mengembalikan pemerintahan dan kekuasaan kepada keluarga Muhammad SAW. Mereka merebut pemerintahan dari Dinasti Marwan, seraya menyebut sifat-sifat keburukan Daulah Umayyah .
Lihat Juga :