Istilah Zakat Pahala kepada Ahli Maksiat Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Rabu, 20 April 2022 - 20:49 WIB
loading...
Istilah Zakat Pahala...
Zakat thariqah adalah zakat pahala untuk orang-orang yang faqir dan miskin pahala karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang agama sehingga amal ibadahnya sedikit bahkan ditolak oleh Allah SWT. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani membagi zakat menjadi dua: zakat syari’ah dan zakat thariqah . Zakat syari’ah secara umum sama seperti yang dijelaskan dalam kitab-kitab fiqh sedangkan zakat thariqah lebih menjurus ke zakat pahala untuk orang yang miskin amal ibadahnya.

Dalam kitab Sirr al-Asrâr, Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani berkata: “Zakat syari’ah adalah zakat yang diberikan seseorang) usaha duniawi adalah harta yang didapat dari pekerjaan yang halal.

Baca juga: Panitia Zakat Dadakan Apakah Termasuk Amil Zakat?

Golongan atau ashnaf yang berhak menerima zakat sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an surah Al-Taubah ayat 60:

اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ


Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang faqir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya ( mu’allaf ), untuk memerdekakan hamba sahaya (budak), untuk membebaskan orang yang berutang, untuk orang yang berada di jalan Allah ( fî sabîlillah ), dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. llah Maha mengetahui, Maha Bijaksana”.

Dan harta yang wajib dizakati adalah harta yang sudah mencapai nishab dan sudah mencapai haul. Jadi secara syari’ah pendapat beliau tidak jauh berbeda dengan pendapat ulama fiqih.

Dan zakat syari’ah ini disebut juga dengan shadaqah, seperti perkataan Syaikh Abdul Qâdir al-Jîlani: “Ia disebut shadaqah karena pahalanya (penerimaan Allah) lebih dahulu sampai kepada Allah daripada kepada orang faqir dan yang dimaksudkan”.

Maksudnya adalah pada saat seseorang berniat menunaikan zakat dan sebelum zakat diserahkan kepada orng yang berhak, amal zakat orang tersebut sudah diterima oleh Allah dan Ia mendapat pahala dari Allah bahkan sebelum zakat tersebut disalurkan atau dibagikan.

Baca juga: Zakat dan 'Economical Justice'

Zakat Thariqah
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani berkata: “Sedangkan zakat thariqah ialah zakat yang diberikan seseorang di jalan Allah dari usaha ukhrawi kepada orang-orang yang faqir dalam masalah agama dan miskin dari nilai-nilai ukhrawi”.

Maksud dari usaha ukhrawi adalah pahala yang didapatkan setelah melaksanakan ibadah-ibadah. Jadi yang dimaksud dengan zakat thariqah di sini adalah zakat pahala untuk orang-orang yang faqir dan miskin pahala karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang agama sehingga amal ibadahnya sedikit bahkan ditolak oleh Allah SWT, seperti perkataan Syaikh Abdul Qâdir al-Jîlani sebagai berikut:

“Zakat thariqah diberikan kepada ahli maksiat dari hasil amalan ukhrawi (sang muzakki) untuk mendapat ridha Allah SWT. Lalu Allah mengampuni para ahli maksiat itu. Amalan ukhrawi yang dimaksud adalah shodaqah, sholat, puasa, zakat, haji, bacaan tasbih, tahlil, bacaan Al-Qur’an, kepedulian sosial dan amalan-amalan baik lainnya.

Dengan begitu, tak ada pahala bagi orang yang berzakat tarekat (karena sudah diberikan kepada orang “fakir”), maka jadilah dia orang yang pailit (bangkrut dalam arti tidak memiliki lagi pahala ibadah bagi dirinya). Dan Allah mencintai hambaNya yang pailit akibat kepeduliannya”.

Baca juga: Zakat Membentuk Harmoni Kemasyarakatan

Konsep zakat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani ini sangat berkaitan dengan aspek sosiologis. Orang yang berzakat sesuai dengan konsep zakatnya. Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi. Ia tidak hanya menzakatkan hartanya untuk faqir miskin saja. Tetapi ia juga menzakatkan pahalanya untuk orang yang miskin pahala.

Ia bukan hanya peduli pada kebutuhan fisiknya saja, tetapi juga kebutuhan rohaninya. Jadi orang yang berzakat sesuai dengan konsep zakatnya Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Orang-orang sufi dalam kategori ini sangat mengasihi orang-orang awam yang lalai dan selalu menyia-nyiakan dirinya. Amalan mereka kurang, dan dosa mereka bertambah. Orang seperti ini berada dalam bahaya yang besar, namun mereka tidak sadar dan hidup dalam kelalaian.

Karena itulah kaum sufi menaruh iba terhadap orang-orang yang seperti ini, sehingga semua amalan baik yang dikerjakannya tidak bertujuan untuk meraih pahala yng banyak untuk diri sendiri di hari kiamat.

Baca juga: Zakat Yang Penuh Dengan Keberkahan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana yang Lebih Baik,...
Mana yang Lebih Baik, Bayar Zakat Fitrah di Domisili atau di Luar Daerah?
Zakat Tidak Dibagikan...
Zakat Tidak Dibagikan Sembarangan, Hanya 8 Golongan yang Berhak Menerimanya
Meneladani Umar bin...
Meneladani Umar bin Abdul Aziz: Membangun Ekosistem Zakat Produktif dalam Organisme Pesantren
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Keutamaan Zakat Fitrah,...
Keutamaan Zakat Fitrah, Pembersih Orang Berpuasa
Rekomendasi
Ahli Sains Prediksi...
Ahli Sains Prediksi Donald Trump Bisa Serang Greenland
Fenomena Aneh, Ribuan...
Fenomena Aneh, Ribuan Capung Serbu Pantai Rhode Island AS
10 Peninggalan Kuno...
10 Peninggalan Kuno yang Penuh Teka-teki dan Belum Terpecahkan
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Hukum Puasa Ramadan...
Hukum Puasa Ramadan Bagi Wanita Hamil Menurut Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved