Mereka yang Pasti Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syaikh Al-Utsaimin
Rabu, 27 April 2022 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian terjadi persamaan mimpi di antara beberapa sahabat Nabi SAW bahwa ia terjadi tujuh malam terakhir dari Ramadhan.
Lalu beliau SAW bersabda:
أَرَى رُؤْيَاكُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فِى السَّبْعِ الأَوَاخِرِ ، فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّهَا فِى السَّبْعِ الأَوَاخِرِ
“Saya melihat bahwa mimpi kalian saling bersesuaian terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barangsiapa yang ingin mencarinya hendaklah ia mencarinya pada tujuh malam terakhir”
Inilah pembatasan yang paling minimal dari penentuan dalam waktu tertentu.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan jika kita memperhatikan dalil-dalil tentang Lailatul Qadar, akan jelas bagi kita bahwa Lailatul Qadar itu berpindah dari satu malam ke malam lainnya.
Ia tidak terbatas dengan satu hari tertentu pada setiap tahunnya. Nabi pernah diberi tahu dalam tidurnya tentang Lailatul Qadar. Sedangkan pagi harinya beliau sujud di atas tanah yang tergenang air yang mana malam itu adalah malam ke dua puluh satu.
Baca juga: Mimpi Rasulullah SAW Diperlihatkan Lailatul Qadar
Hal ini tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dalam “Fadhilah Lailatul Qadar” Bab Mencari Lailatul Qadar (2015). Dan Muslim Dalam “Shiyam” Bab Keutamaan Lailatul Qadar (215).
Nabi Muhammad SAW juga bersabda.
Lalu beliau SAW bersabda:
أَرَى رُؤْيَاكُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فِى السَّبْعِ الأَوَاخِرِ ، فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلْيَتَحَرَّهَا فِى السَّبْعِ الأَوَاخِرِ
“Saya melihat bahwa mimpi kalian saling bersesuaian terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barangsiapa yang ingin mencarinya hendaklah ia mencarinya pada tujuh malam terakhir”
Inilah pembatasan yang paling minimal dari penentuan dalam waktu tertentu.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan jika kita memperhatikan dalil-dalil tentang Lailatul Qadar, akan jelas bagi kita bahwa Lailatul Qadar itu berpindah dari satu malam ke malam lainnya.
Ia tidak terbatas dengan satu hari tertentu pada setiap tahunnya. Nabi pernah diberi tahu dalam tidurnya tentang Lailatul Qadar. Sedangkan pagi harinya beliau sujud di atas tanah yang tergenang air yang mana malam itu adalah malam ke dua puluh satu.
Baca juga: Mimpi Rasulullah SAW Diperlihatkan Lailatul Qadar
Hal ini tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dalam “Fadhilah Lailatul Qadar” Bab Mencari Lailatul Qadar (2015). Dan Muslim Dalam “Shiyam” Bab Keutamaan Lailatul Qadar (215).
Nabi Muhammad SAW juga bersabda.
Lihat Juga :