Berwisata dengan Tujuan Ibadah akan Lebih Bermakna, Yuk Amalkan!
Jum'at, 06 Mei 2022 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
3. Tujuan wisata untuk berdakwah, menyampaikan kebenaran Islam
Itulah tugas para Nabi dan Rasul, dan dilanjutkan para sahabatnya yang telah menyebar ke berbagai penjuru dunia untuk mengajarkan Islam kepada manusia. Maka, tugas itu pun dilanjutkan oleh umat-umat setelahnya.
4. Tujuan wisata untuk tadabur alam, merenungkan keindahan alam ciptaan Allah SWT
Tadabur alam bertujuan untuk menguatkan keimanan kepada Allah dan memotivasi kita untuk memperbanyak ibadah kepada-Nya. Allah Ta'ala berfirman:
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.” (QS Ali Imran : 3)
Demikianlah Islam telah menetapkan bagaimana berwisata bisa meraih berbagai tujuan mulia. Berwisata juga untuk mengantarkan takwa kepada Allah SWT. Intinya, wisata tidaklah dilarang hanya saja Islam juga mengatur bagaimana agar wisata ini tetap dalam koridor syariat , tetap menjaga takwa baik selama di perjalanan maupun saat di tempat wisata.
Baca juga: Mengapa Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Disebut Seperti Puasa Setahun Penuh? Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
Itulah tugas para Nabi dan Rasul, dan dilanjutkan para sahabatnya yang telah menyebar ke berbagai penjuru dunia untuk mengajarkan Islam kepada manusia. Maka, tugas itu pun dilanjutkan oleh umat-umat setelahnya.
4. Tujuan wisata untuk tadabur alam, merenungkan keindahan alam ciptaan Allah SWT
Tadabur alam bertujuan untuk menguatkan keimanan kepada Allah dan memotivasi kita untuk memperbanyak ibadah kepada-Nya. Allah Ta'ala berfirman:
اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.” (QS Ali Imran : 3)
Demikianlah Islam telah menetapkan bagaimana berwisata bisa meraih berbagai tujuan mulia. Berwisata juga untuk mengantarkan takwa kepada Allah SWT. Intinya, wisata tidaklah dilarang hanya saja Islam juga mengatur bagaimana agar wisata ini tetap dalam koridor syariat , tetap menjaga takwa baik selama di perjalanan maupun saat di tempat wisata.
Baca juga: Mengapa Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Disebut Seperti Puasa Setahun Penuh? Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :