Inilah Doa yang Diamalkan 6 Nabi saat Hati Gelisah
Selasa, 10 Mei 2022 - 12:34 WIB
loading...
Para Nabi dan Rasul ketika merasa hatinya gelisah, selalu memanjatkan doa kepada Allah Taala, begitupun kaum muslim bisa meniru doa-doa yang dipanjatkan para Nabi ini jika hati tengah dilanda kegelisahan. Foto ilutrasi/ist
A
A
A
Sebagaimana Allah Ta'ala menyelamatan para Nabi -Nya, Allah pun pasti akan menyelamafkan kaum mukminin juga, dengan mengamalkan doa atau dzikir yang diamalkan para Nabi ini. Berikut beberapa doa tersebut:
1. Doa Nabi Ibrahim
Siapa yang menyelamatkan Nabi Ibrahim alaihisalam setelah beliau di lemparkan ke tengah api yang menyala-nyala? Allah Ta'ala berfirman:
Kami (Allah) berfirman, “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS.Al-Anbiya’:69).
Baca juga: Doa Nabi Ibrahim agar Setiap Amal Diterima Allah Ta'ala
2. Doa Nabi Ayub
Siapa yang mengangkat kesusahan Nabi Ayyub alaihissalam ketika beliau memohon? Allah firmankan dalam ayat:
Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang. Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami.” (QS.Al-Anbiya’:83-84).
1. Doa Nabi Ibrahim
Siapa yang menyelamatkan Nabi Ibrahim alaihisalam setelah beliau di lemparkan ke tengah api yang menyala-nyala? Allah Ta'ala berfirman:
قُلۡنَا يَٰنَارُ كُونِي بَرۡدٗا وَسَلَٰمًا عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ
Kami (Allah) berfirman, “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS.Al-Anbiya’:69).
Baca juga: Doa Nabi Ibrahim agar Setiap Amal Diterima Allah Ta'ala
2. Doa Nabi Ayub
Siapa yang mengangkat kesusahan Nabi Ayyub alaihissalam ketika beliau memohon? Allah firmankan dalam ayat:
وَأَيُّوبَ إِذۡ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّي مَسَّنِيَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ – فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُۥ فَكَشَفۡنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرّٖۖ وَءَاتَيۡنَٰهُ أَهۡلَهُۥ وَمِثۡلَهُم مَّعَهُمۡ رَحۡمَةٗ مِّنۡ عِندِنَا وَذِكۡرَىٰ لِلۡعَٰبِدِينَ
Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang. Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami.” (QS.Al-Anbiya’:83-84).
Lihat Juga :