Kisah Curhat Pemuda pada Rasulullah yang Tengah Dilanda jatuh Cinta
Selasa, 10 Mei 2022 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Lagi, nabiyullah bertanya, "Apakah kamu suka bila hal itu dilakukan terhadap saudari perempuanmu?"
Si pemuda menjawab mantap, "Tidak, demi Allah. Sungguh Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu. Tak akan ada seorang pun yang suka bila hal itu dilakukan terhadap saudari-saudari perempuan mereka."
Nabi Muhammad kembali bertanya untuk kali keempat, "Apakah kamu suka bila hal itu dilakukan terhadap bibimu?"
Anak muda itu kembali menjawab, "Tidak, demi Allah. Sungguh Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu. Tak akan ada seorang pun yang suka bila hal itu dilakukan terhadap bibi-bibi mereka."
Rasulullah mengakhiri pertanyaannya. Si pemuda tertunduk. Ia tersadar dan merasa berdosa memiliki keinginan yang keji.
Sebelum pemuda itu pergi, Rasulullah pun kemudian meletakkan tangannya ke tubuh si pemuda seraya berdoa, "Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya dan peliharalah kemaluannya".
Sejak itu si pemuda tak pernah lagi memiliki keinginan keji akan perbuatan maksiat. Ia menjadi pemuda shalih yang selalu menjaga hati dan diri.
Doa Rasulullah kepada si pemuda tentu dapat diamalkan seandainya hati was-was akan keinginan berpacaran apalagi berzina. Semoga Allah selalu menjaga pemuda muslimin dari perbuatan dosa dan maksiat.
Baca juga: Mengenal Waktu Tahrim, Waktu-waktu yang Dilarang Mendirikan Sholat
Wallahu A'lam
Si pemuda menjawab mantap, "Tidak, demi Allah. Sungguh Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu. Tak akan ada seorang pun yang suka bila hal itu dilakukan terhadap saudari-saudari perempuan mereka."
Nabi Muhammad kembali bertanya untuk kali keempat, "Apakah kamu suka bila hal itu dilakukan terhadap bibimu?"
Anak muda itu kembali menjawab, "Tidak, demi Allah. Sungguh Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu. Tak akan ada seorang pun yang suka bila hal itu dilakukan terhadap bibi-bibi mereka."
Rasulullah mengakhiri pertanyaannya. Si pemuda tertunduk. Ia tersadar dan merasa berdosa memiliki keinginan yang keji.
Sebelum pemuda itu pergi, Rasulullah pun kemudian meletakkan tangannya ke tubuh si pemuda seraya berdoa, "Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya dan peliharalah kemaluannya".
Sejak itu si pemuda tak pernah lagi memiliki keinginan keji akan perbuatan maksiat. Ia menjadi pemuda shalih yang selalu menjaga hati dan diri.
Doa Rasulullah kepada si pemuda tentu dapat diamalkan seandainya hati was-was akan keinginan berpacaran apalagi berzina. Semoga Allah selalu menjaga pemuda muslimin dari perbuatan dosa dan maksiat.
Baca juga: Mengenal Waktu Tahrim, Waktu-waktu yang Dilarang Mendirikan Sholat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :