Kisah Wanita yang Memakai Sepasang Kaki dari Kayu
Senin, 22 Juni 2020 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Kini, cara-cara seorang wanita untuk menyembunyikan kekurangannya semakin maju. Rambut palsu atau alami bisa menutup kebotakan dengan rambut indah dan menutup rambut yang jelek. Ada alat kecantikan bikinan dan warna-warna yang bisa mengubah tabiat wajah, ditambah pakaian yang menonjolkan sesuatu yang semestinya disembunyikan dan menutup kekurangan dengan cara-cara indah yang bisa dipelajari.
Baca juga: Allah Ta'ala Paling Mencintai Hamba yang Berakhlak Baik
Kita telah terjerumus ke dalam apa yang telah diperingatkan oleh Rasulullah dan kita berjalan di jalan yang telah dilalui oleh umat yang binasa sebelum kita. Oleh karena itu, apa yang menimpa mereka juga akan menimpa kita.
Syaikh ‘Umar Sulaiman al-Asyqor menyebut setidaknya ada empat pelajaran dan faedah hadis yang berkisah tentang wanita pendek yang memakai sepasang kaku kayu ini.
Baca juga: Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali: Pemeriksaan Diri dan Zikir Kepada Allah (2)
Pertama, di antara bentuk nasihat yang menggugah adalah menceritakan berita dan kisah orang terdahulu sebagai peringatan agar tidak melakukan apa yang mereka lakukan, sebagaimana dalam hadis ini Rasulullah memperingatkan kita agar tidak berjalan di atas rel Bani Israil.
Kedua, perhatian besar wanita sejak dulu sampai sekarang dengan penampilan palsu yang menipu, seperti wanita yang memakai sepasang kaki palsu agar kelihatan panjang.
Baca juga: Musik dan Tarian Sebagai Pembantu Kehidupan Keagamaan (2-Habis)
Ketiga, sejauh mana usaha wanita untuk menarik perhatian kaum laki-laki dan menggoda mereka, seperti yang dilakukan oleh wanita ini dan kaum laki-laki tergoda oleh hal itu. Siapa yang dilewati oleh wanita ini mengirim orang untuk mengenal siapa dia.
Keempat, sejak dahulu manusia mampu berkarya. Orang yang bisa membuat sepasang kaki dari kayu untuk wanita itu agar bisa berjalan di atasnya tanpa terjatuh adalah prakarya yang mahir. (Baca juga: Musik dan Tarian Sebagai Pembantu Kehidupan Keagamaan (1 )
Baca juga: Allah Ta'ala Paling Mencintai Hamba yang Berakhlak Baik
Kita telah terjerumus ke dalam apa yang telah diperingatkan oleh Rasulullah dan kita berjalan di jalan yang telah dilalui oleh umat yang binasa sebelum kita. Oleh karena itu, apa yang menimpa mereka juga akan menimpa kita.
Syaikh ‘Umar Sulaiman al-Asyqor menyebut setidaknya ada empat pelajaran dan faedah hadis yang berkisah tentang wanita pendek yang memakai sepasang kaku kayu ini.
Baca juga: Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali: Pemeriksaan Diri dan Zikir Kepada Allah (2)
Pertama, di antara bentuk nasihat yang menggugah adalah menceritakan berita dan kisah orang terdahulu sebagai peringatan agar tidak melakukan apa yang mereka lakukan, sebagaimana dalam hadis ini Rasulullah memperingatkan kita agar tidak berjalan di atas rel Bani Israil.
Kedua, perhatian besar wanita sejak dulu sampai sekarang dengan penampilan palsu yang menipu, seperti wanita yang memakai sepasang kaki palsu agar kelihatan panjang.
Baca juga: Musik dan Tarian Sebagai Pembantu Kehidupan Keagamaan (2-Habis)
Ketiga, sejauh mana usaha wanita untuk menarik perhatian kaum laki-laki dan menggoda mereka, seperti yang dilakukan oleh wanita ini dan kaum laki-laki tergoda oleh hal itu. Siapa yang dilewati oleh wanita ini mengirim orang untuk mengenal siapa dia.
Keempat, sejak dahulu manusia mampu berkarya. Orang yang bisa membuat sepasang kaki dari kayu untuk wanita itu agar bisa berjalan di atasnya tanpa terjatuh adalah prakarya yang mahir. (Baca juga: Musik dan Tarian Sebagai Pembantu Kehidupan Keagamaan (1 )
(mhy)
Lihat Juga :