Pahala Dahsyat Silaturahmi, Akan Melapangkan Rezeki dan Memperpanjang Umur
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, Allah dalam Al Qur'an juga mengancam mereka yang memutus hubungan silaturahim. Di antaranya, Allah berfirman,
"Orang-orang yang merusakkan janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mengadakan kerusakan di bumi. Orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (neraka jahanam)." (QS Ar-Ra'd : 25).
Selain itu, Allah juga memberikan ancaman keras sebagaimana termaktub dalam Al- Qur'an surah Muhammad ayat 22-23. 0rang yang memutuskan tali kekeluargaan akan dilaknat Allah dengan dibuat tuli pendengarannya dan dibutakan penglihatannya.
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?" (QS Muhammad :22)
"Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka." (QS Muhammad 23).
Melihat keberkahan silaturahim dan terhinanya para pemutus silaturahmi, maka marilah kita menjadi insan yang bertakwa kepada Allah Ta’ala dengan jalan menyambung silaturahmi. Takwa memang dapat mengantarkan kita pada kebaikan hubungan dengan sesama manusia. Lebih khusus lagi, yaitu sambunglah tali silaturahmi dengan keluarga yang masih ada hubungan nasab (anshab).
Baca juga: Rasulullah SAW Sangat Melarang Orang Tua Mengucap Sumpah Serapah pada Anak
Wallahu 'Alam
"Orang-orang yang merusakkan janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mengadakan kerusakan di bumi. Orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (neraka jahanam)." (QS Ar-Ra'd : 25).
Selain itu, Allah juga memberikan ancaman keras sebagaimana termaktub dalam Al- Qur'an surah Muhammad ayat 22-23. 0rang yang memutuskan tali kekeluargaan akan dilaknat Allah dengan dibuat tuli pendengarannya dan dibutakan penglihatannya.
فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوٓا۟ أَرْحَامَكُمْ
"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?" (QS Muhammad :22)
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰٓ أَبْصَٰرَهُمْ
"Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka." (QS Muhammad 23).
Melihat keberkahan silaturahim dan terhinanya para pemutus silaturahmi, maka marilah kita menjadi insan yang bertakwa kepada Allah Ta’ala dengan jalan menyambung silaturahmi. Takwa memang dapat mengantarkan kita pada kebaikan hubungan dengan sesama manusia. Lebih khusus lagi, yaitu sambunglah tali silaturahmi dengan keluarga yang masih ada hubungan nasab (anshab).
Baca juga: Rasulullah SAW Sangat Melarang Orang Tua Mengucap Sumpah Serapah pada Anak
Wallahu 'Alam
(wid)
Lihat Juga :