4 Hadis tentang Doa Mustajab, Salah Satunya Diriwayatkan Ummu Darda
Jum'at, 20 Mei 2022 - 15:46 WIB
loading...
Tentang doa mustajab banyak trecantum dalam hadis-hadis Nabi SAW, salah satunya yang diriwayatkan oleh Ummu Darda radhiyallahuanha. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Doa mustajab adalah doa yang langsung dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Tentang doa mustajab sendiri, banyak tercatum dalam hadis. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 hadis tentang doa mustajab ini, yakni:
1. Hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
Melalui sahabat Nabi Shallallau alaihi wa sallam ini, ada beberapa hadis yang meriwayatkan tentang doa mustajab ini, antara lain:
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah seorang muslim meminta suatu permintaan kepada Allah ta’ala kecuali akan Allah kabulkan permintaan itu baik dikabulkan segera atau Allah simpan kebaikan itu dan diberikannya di akhirat.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya, dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Baca juga: 5 Tempat Mustajab untuk Berdoa agar Keinginan Tercapai
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah seorang muslim berdo’a sesuatu kecuali Allah kabulkan, baik akan Allah berikan itu secara langsung atau diganti dengan dihapuskannya dosa yang pernah ia dilakukan, selama tidak berdo’a dengan (perbuatan) dosa atau (perbuatan) yang merusak hubungan saudaranya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
1. Hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
Melalui sahabat Nabi Shallallau alaihi wa sallam ini, ada beberapa hadis yang meriwayatkan tentang doa mustajab ini, antara lain:
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَنْصُبُ وَجْهَهُ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِي مَسْأَلَةٍ إِلاَّ أَعْطَاهَا إِيَّاه، إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَهَا لَهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ
“Tidaklah seorang muslim meminta suatu permintaan kepada Allah ta’ala kecuali akan Allah kabulkan permintaan itu baik dikabulkan segera atau Allah simpan kebaikan itu dan diberikannya di akhirat.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya, dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Baca juga: 5 Tempat Mustajab untuk Berdoa agar Keinginan Tercapai
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِشَيْءٍ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ، فَإِمَّا أَنْ يُعْطِيَهُ إِيَّاهُ، وَإِمَّا أَنْ يُكَفِّرَ عَنْهُ مَأْثَمًا مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ، أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ
“Tidaklah seorang muslim berdo’a sesuatu kecuali Allah kabulkan, baik akan Allah berikan itu secara langsung atau diganti dengan dihapuskannya dosa yang pernah ia dilakukan, selama tidak berdo’a dengan (perbuatan) dosa atau (perbuatan) yang merusak hubungan saudaranya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Lihat Juga :