Membaca Misi Suci Nabi Musa AS

Sabtu, 25 April 2020 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Namun, ternyata Allah menghendaki kisah lain. Musa diangkat sebagai Nabi bagi Bani Israel. Ia menerima risalah sebagai seorang yang mempunyai dua misi utama, pertama menyelamatkan kaum Bani Israel, anak cucu keturunan Nabi Ya'kub dari siksaan perbudakan bangsa Mesir. Kedua, mendakwahkan ketauhidan pada Fir'aun.

Pada awalnya, Musa merasa khawatir dan takut untuk kembali ke Mesir, tanah kelahirannya, meski sesungguhnya Musa merindukan hal itu. Namun, misinya jauh lebih berat lagi untuk diemban, sehingga Nabi Musa meminta sepupunya, Nabi Harun untuk menemaninya bersama menghadapi Fir'aun.

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa permintaan Nabi Musa untuk mengajak saudsaranya Nabi Harun, disebabkan Nabi Harun lebih fasih berbicara ketimbang Nabi Musa. Ada riwayat lain yang mengatakan bahwa lidah Nabi Musa itu "cadel", disebabkan lidahnya pernah terkena bara api sewaktu masih bayi ketika Fir'aun ingin menguji apakah bayi Musa sengaja menarik jenggotnya secara keras itu akibat disengaja atau hanya kebetulan saja.

Konon, Fir'aun menyediakan makanan dan bara api. Allah arahkan bayi Musa memilih bara api untuk dimasukkan dalam mulutnya, untung saja Jibril segera menahannya. Ada sebagian riwayat tafsir seperti itu.

Namun, jika riwayat itu diterima, seakan kita menerima kenyataan bahwa Nabi Musa itu cacat secara fisik. Sedangkan, para Nabi dijamin dari kekurangan atau cacat fisik. Wallahu 'alam.

Yang jelas Al-Qur'an menyebutkan doa yang yang dipanjatkan Nabi Musa: "Rabbisyrahli shadri wayassirli amri wahlul uqdatammilisani yafqahu qauli" (Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku serta lepaskanlah belenggu yang mengunci lisanku)"

Walhasil, setelah keduanya berangkat kembali ke Mesir, di kerajaan Fir'aun di Loxur, ada yang mengatakan di Thebes. Mereka berdua menghadap Fir'aun dan menyatakan ingin membawa kaum Bani Israel "pulang kampung" ke tanah kelahiran mereka di Yerussalem, Fir'aun pun berang.

Fir'aun selama ratusan tahun, ada sekitar 200 tahun- sejak pendahulunya telah merasa nyaman memperbudak kaum Bani Israel untuk melakukan pembangunan infrastruktur, membangun istana, pyramid, dan segala hal yang terkait kepentingan dinastinya.

Pada awalnya kedatangan kaum Bani Israel yang merupakan anak cucu keturunan Nabi Ya'kub itu dibawa masuk oleh Nabi Yusuf yang ketika itu menjadi penguasa di Mesir pada masa kekuasan Raja Hexsos.

Seiring berjalannya waktu, dinasti Malik Hexsos diserang oleh penguasa Mesir bawah, sehingga dinasti Hexsos terkalahkan. Kaum Bani Israel yang semula hidup di mas dinasti Hexsos kemudian diperbudak oleh dinasti baru dari pendatang suku Nubia yang mendirikan dinasti Fir'aun kuno generasi pertama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Perjalanan Isra...
Dalam Perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW Menjadi Imam Salat Para Nabi
Inilah Para Nabi dan...
Inilah Para Nabi dan Rasul yang Bertemu Rasulullah dalam Perjalanan Mikraj
Kelahiran dan Misi Nabi...
Kelahiran dan Misi Nabi Isa AS sebagai Rasul Allah SWT, Simak di Sini!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
Rekomendasi
5 Fenomena Astronomi...
5 Fenomena Astronomi Bukti Keindahan Alam Semesta
Fenomena Luar Angkasa...
Fenomena Luar Angkasa Paling Langka Akan Terlihat dari Bumi
Awan Berbentuk Gelombang...
Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Muncul di Langit AS
Artikel Terkini
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved