Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Bersahabat dengan Nabi Khidir, Hanya Mitos?
Minggu, 29 Mei 2022 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Nasehat Syaikh Abdul Qadir tentang Cara Mencapai Kebahagiaan
Tidak Adil
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul Fatawa Qardhawi mengatakan sama sekali tidak adil pendapat yang mengatakan bahwa Al-Khidir masih hidup - sebagaimana anggapan sementara orang- tetapi sebaliknya, ada dalil-dalil dari Al-Qur'an, Sunnah , akal dan ijma, di antara para ulama dari umat ini bahwa Al-Khidir sudah tiada.
Selanjutnya Syaikh Yusuf Al-Qardhawi mengutip keterangan dari kitab Al-Manaarul Muniif fil-Haditsish-Shahih wadl-Dla'if karangan Ibnul Qayyim.
Ibnul Qayyim menyebutkan dalam kitab itu ciri-ciri dari hadis maudlu, yang tidak diterima dalam agama. Di antara cirinya ialah "hadis-hadis yang menceritakan tentang Al-Khidir dan kehidupannya."
Semuanya adalah dusta. Tidak satu pun hadis yang sahih. Di antara hadis maudlu, itu ialah hadis yang berbunyi: "Bahwa Rasulullah SAW sedang berada di masjid, ketika itu beliau mendengar pembicaraan dari arah belakangnya. Kemudian beliau melihat, ternyata ia adalah Al-Khidir."
Juga hadis, "Al-Khidir dan Ilyas berjumpa setiap tahun." Dan hadis, "Jibril, Mikail dan Al-Khidir bertemu di Arafah."
Ibrahim Al-Harbi (198 H-285 H), imam dan simbol dalam hal ilmu, kezuhudan, fiqih, hadis, sastra, dan bahasa, ketika ditanya tentang umur Al-Khidir yang panjang dan bahwa ia masih hidup, maka beliau menjawab "Tidaklah ada yang memasukkan paham ini kepada orang-orang, kecuali setan."
Baca juga: Ketika Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Menginginkan Kematian
Sedangkan Imam Bukhari ditanya tentang Al-Khidir dan Ilyas, apakah keduanya masih hidup? Maka beliau menjawab, "Bagaimana hal itu terjadi?" Nabi SAW telah bersabda, "Tidaklah akan hidup sampai seratus tahun lagi bagi orang-orang yang berada di muka bumi ini." (HR Bukhari-Muslim) .
Banyak imam lainnya yang ketika ditanya tentang hal itu, maka mereka menjawab dengan menggunakan Al-Qur'an sebagai dalil:
Tidak Adil
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul Fatawa Qardhawi mengatakan sama sekali tidak adil pendapat yang mengatakan bahwa Al-Khidir masih hidup - sebagaimana anggapan sementara orang- tetapi sebaliknya, ada dalil-dalil dari Al-Qur'an, Sunnah , akal dan ijma, di antara para ulama dari umat ini bahwa Al-Khidir sudah tiada.
Selanjutnya Syaikh Yusuf Al-Qardhawi mengutip keterangan dari kitab Al-Manaarul Muniif fil-Haditsish-Shahih wadl-Dla'if karangan Ibnul Qayyim.
Ibnul Qayyim menyebutkan dalam kitab itu ciri-ciri dari hadis maudlu, yang tidak diterima dalam agama. Di antara cirinya ialah "hadis-hadis yang menceritakan tentang Al-Khidir dan kehidupannya."
Semuanya adalah dusta. Tidak satu pun hadis yang sahih. Di antara hadis maudlu, itu ialah hadis yang berbunyi: "Bahwa Rasulullah SAW sedang berada di masjid, ketika itu beliau mendengar pembicaraan dari arah belakangnya. Kemudian beliau melihat, ternyata ia adalah Al-Khidir."
Juga hadis, "Al-Khidir dan Ilyas berjumpa setiap tahun." Dan hadis, "Jibril, Mikail dan Al-Khidir bertemu di Arafah."
Ibrahim Al-Harbi (198 H-285 H), imam dan simbol dalam hal ilmu, kezuhudan, fiqih, hadis, sastra, dan bahasa, ketika ditanya tentang umur Al-Khidir yang panjang dan bahwa ia masih hidup, maka beliau menjawab "Tidaklah ada yang memasukkan paham ini kepada orang-orang, kecuali setan."
Baca juga: Ketika Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Menginginkan Kematian
Sedangkan Imam Bukhari ditanya tentang Al-Khidir dan Ilyas, apakah keduanya masih hidup? Maka beliau menjawab, "Bagaimana hal itu terjadi?" Nabi SAW telah bersabda, "Tidaklah akan hidup sampai seratus tahun lagi bagi orang-orang yang berada di muka bumi ini." (HR Bukhari-Muslim) .
Banyak imam lainnya yang ketika ditanya tentang hal itu, maka mereka menjawab dengan menggunakan Al-Qur'an sebagai dalil:
Lihat Juga :