Ayat Kursi Ayat Favorit yang Sering Dibaca, Begini Penjelasannya
Rabu, 08 Juni 2022 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Ketika seseorang tidur, maka rentan baginya diganggu oleh jin dan setan. Untuk itu, seorang muslim hendaknya rutin membaca ayat kursi saat ia hendak tidur. Dengan demikian, maka Allah akan melindunginya dari jin dan setan.
Hal ini disampaikan oleh Rasulullah ketika sahabat Abu Hurairah mengadu padanya bahwa seseorang telah mengajarkannya ayat kursi.
Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’.
Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari).
3. Seusai salat lima waktu
Mereka yang merutinkan membaca ayat kursi setelah salat lima waktu juga akan diberi kemudahan ketika masuk surga kelak.
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. an-Nasai).
Demikian keistimewaan ayat kursi dan waktu utama untuk mengamalkannya. Semoga, sebagai muslim kita senantiasa merutinkan membaca ayat ini dan dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat.
Baca juga: Bolehkah Seorang Muslimah Menunaikan Ibadah Haji Sendiri atau Tanpa Mahram?
Wallahu A'lam
Hal ini disampaikan oleh Rasulullah ketika sahabat Abu Hurairah mengadu padanya bahwa seseorang telah mengajarkannya ayat kursi.
Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’.
Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari).
3. Seusai salat lima waktu
Mereka yang merutinkan membaca ayat kursi setelah salat lima waktu juga akan diberi kemudahan ketika masuk surga kelak.
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. an-Nasai).
Demikian keistimewaan ayat kursi dan waktu utama untuk mengamalkannya. Semoga, sebagai muslim kita senantiasa merutinkan membaca ayat ini dan dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat.
Baca juga: Bolehkah Seorang Muslimah Menunaikan Ibadah Haji Sendiri atau Tanpa Mahram?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :