5 Cara Mengatasi Patah Hati Sesuai Syariat

Minggu, 12 Juni 2022 - 11:53 WIB
loading...
5 Cara Mengatasi Patah...
Perasaan patah hati adalah hal normal, namun sebagai muslim jangan terlalu lama memendam rasa tersebut. Ada cara mengatasinya sesuai dengan ketentuan syariat. Foto ilustrasi/ist
A A A
Umumnya, perasaan patah hati muncul akibat diputuskan cinta oleh sang kekasih, ditinggal menikah mantan pacar, cinta bertepuk sebelah tangan, atau mungkin ketika mencari jodoh dengan ta’aruf namun tidak berjalan sesuai harapan.

Pada dasarnya, perasaan patah hati adalah normal. Namun tatkala patah hati membuat kita menjadi gagal move on selama bertahun-tahun, terpuruk sedih, bahkan sakit-sakitan, maka tentu ada yang salah dengan diri kita. Dalam syariat, patah hati dianggap sebagai kesalahan manusia yang tidak tepat dalam menyikapi perasaan.

Baca juga: Anda Pernah Patah Hati? Ini 5 Hikmah dan Cara Mengatasinya Sesuai Syariat

Bukankah Allah SWT telah memperingatkan berulang kali agar kita tidak berharap kepada manusia? Tapi kenapa kita masih saja mudah jatuh cinta? Kenapa mudah berharap berlebihan? Kenapa sulit mengendalikan perasaan? Pada akhirnya, diri kita sendirilah yang akan merasakan sakitnya sebab tak mampu untuk menjaga kesucian hati.

Bahkan Imam Syafi'i pernah berkata, “Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.”

Namun demikian kita tak perlu terlarut lama dalam duka, karena ada kiat yang tentu saja sesuai dengan aturan syariat untuk mngatasi perasaan patah hati ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kiat dan caranya:

1. Meningkatkan intensitas membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an bisa menjadi obat bagi orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit. Dengan memperbanyak membaca firman Allah SWT hati pasti menjadi lebih damai dan tenang. Di samping itu, usahakan juga untuk membaca Al-Qur'an terjemahan. Sebab dengan memahami makna-makna ayat Al-Qur'an kita pun bisa semakin meningkatkan iman.

2. Berwudhu dan salat

Ketika hati sedih, amarah memuncak, pikiran kalut dan tidak tenang maka segeralah mengambil wudhu dan jalankan salat. Kedua aktivitasi ini (wudhu dan salat) bisa menjauhkanmu dari bisikan-bisikan syetan sekaligus meredahkan emosi.

3. Memperbanyak berzikir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa ketika...
Kumpulan Doa ketika Sedang Jatuh Cinta, Cek di Sini Saja!
7 Ayat Perihal Cinta...
7 Ayat Perihal Cinta dalam Al Quran, Simak di Sini!
Cinta dan Jodoh Masih...
Cinta dan Jodoh Masih Belum Datang Juga? Yuk, Taaruf Saja!
Awas, 3 Jenis Cinta...
Awas, 3 Jenis Cinta Ini Bisa Menyeret ke Neraka!
Ayat-ayat Cinta dalam...
Ayat-ayat Cinta dalam Al Quran, Nomor 6 untuk Cari Pasangan Lho!
5 Obat Hati yang Sakit,...
5 Obat Hati yang Sakit, Salah Satunya Berkumpul dengan Orang-orang Saleh
Rekomendasi
Dampak Badai Celia Bikin...
Dampak Badai Celia Bikin Langit Spanyol Menjadi Berwarna Oranye
Warga Dilarang Mati...
Warga Dilarang Mati di Kota Ini, Berikut Alasan Ilmiahnya
Warga Swiss Ini Klaim...
Warga Swiss Ini Klaim Melihat UFO Melintas di Danau Zurich
Artikel Terkini
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Infografis
Tata Cara dan Keutamaan...
Tata Cara dan Keutamaan Bersiwak Sesuai Sunnah Rasulullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved