Ikrimah bin Abu Jahal, Pelopor Pasukan Berani Mati dalam Islam
Rabu, 13 Juli 2022 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Romawi hampir tidak percaya dengan pemandangan yang ada di hadapan mereka. 400 pasukan muslim berani mati telah bersumpah setia terus maju di medan perang. Pasukan Romawi mundur kebelakang melarikan diri. Teriakan Takbir yang digaungkan pasukan berani mati membuat pasukan Romawi kabur sehingga pengepungan terhadap pasukan muslimin gagal.
Khalid bin Walid bergegas mencari Ikrimah yang juga sepupunya di tengah pasukan yang bergelimpangan. Tubuh Ikrimah didapatinya bersimbah darah tidak jauh dari Al-Harits bin Hisyam dan Ayasy bin Abi Rabiah yang juga terluka parah. Ikrimah tergeletak terkena 70 tikaman di dadanya.
Kala itu Harits bin Hisyam meminta seteguk air. Namun sebelum meminumnya, ia melihat Ikrimah bin Abi Jahal terbaring lemah tidak jauh darinya. Haris mengatakan kepada orang yang membawa air: "Berikan air itu kepada Ikrimah, karena ia lebih haus daripada aku."
Ketika pembawa air mendekati Ikrimah dan akan meneguknya, Ikrimah melihat Ayasy yang tidak jauh darinya. Ikrimah meminta pembawa air agar memberikannya kepada Ayasy terlebih dahulu.
Namun Ayasy menolaknya sembari berkata: "Aku tidak akan meminum air itu sampai saudaraku yang meminta pertama kali meminumnya."
Akhirnya pembawa air kembali ke tempat Harits bin Hisyam. Namun sayang, ia mendapati Harits telah mengembuskan nafas terakhirnya. Saat mereka menengok Ikrimah, Ikrimah pun telah Syahid. Air pun dibawa ke Ayasy, namun Ayasy juga sudah tak bernyawa lagi. Para sahabat mulia ini telah menunaikan janjinya. Allah mewafatkan mereka di medan perang.
Masuk Islamnya Ikrimah bin Abu Jahal
Dalam "Kisah Teladan 20 Sahabat Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam karya Hamid Ahmad Ath-Thahir diceritakan bahwa Ikrimah pernah melarikan diri karena takut dengan ancaman Rasulullah SAW. Kala itu Rasulullah mengizinkan untuk membunuhnya bersama sembilan orang lainnya. Mendengar ancaman tersebut, Ikrimah melarikan diri ke Yaman.
Saat itu istrinya bernama Ummu Hakim masuk Islam dan meminta perlindungan dan keamanan kepada Rasulullah SAW untuk Ikrimah, maka Beliau bersabda kepadanya: "Dia aman"
Ketika istrinya menyampaikan kabar itu, Ikrimah pun datang menemui Rasulullah. Beliau menyambut Ikrimah: "Selamat datang, pengendara yang berhijrah."
Nabi berdiri kepadanya, meluaskan kain untuknya, dan menyambutnya dengan sebaik-baik sambutan. Ikrimah berkata: "Aku mendengar bahwa engkau telah menjamin keamananku, wahai Muhammad?" "Ya sungguh engkau aman," jawab Rasululllah.
Khalid bin Walid bergegas mencari Ikrimah yang juga sepupunya di tengah pasukan yang bergelimpangan. Tubuh Ikrimah didapatinya bersimbah darah tidak jauh dari Al-Harits bin Hisyam dan Ayasy bin Abi Rabiah yang juga terluka parah. Ikrimah tergeletak terkena 70 tikaman di dadanya.
Kala itu Harits bin Hisyam meminta seteguk air. Namun sebelum meminumnya, ia melihat Ikrimah bin Abi Jahal terbaring lemah tidak jauh darinya. Haris mengatakan kepada orang yang membawa air: "Berikan air itu kepada Ikrimah, karena ia lebih haus daripada aku."
Ketika pembawa air mendekati Ikrimah dan akan meneguknya, Ikrimah melihat Ayasy yang tidak jauh darinya. Ikrimah meminta pembawa air agar memberikannya kepada Ayasy terlebih dahulu.
Namun Ayasy menolaknya sembari berkata: "Aku tidak akan meminum air itu sampai saudaraku yang meminta pertama kali meminumnya."
Akhirnya pembawa air kembali ke tempat Harits bin Hisyam. Namun sayang, ia mendapati Harits telah mengembuskan nafas terakhirnya. Saat mereka menengok Ikrimah, Ikrimah pun telah Syahid. Air pun dibawa ke Ayasy, namun Ayasy juga sudah tak bernyawa lagi. Para sahabat mulia ini telah menunaikan janjinya. Allah mewafatkan mereka di medan perang.
Masuk Islamnya Ikrimah bin Abu Jahal
Dalam "Kisah Teladan 20 Sahabat Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam karya Hamid Ahmad Ath-Thahir diceritakan bahwa Ikrimah pernah melarikan diri karena takut dengan ancaman Rasulullah SAW. Kala itu Rasulullah mengizinkan untuk membunuhnya bersama sembilan orang lainnya. Mendengar ancaman tersebut, Ikrimah melarikan diri ke Yaman.
Saat itu istrinya bernama Ummu Hakim masuk Islam dan meminta perlindungan dan keamanan kepada Rasulullah SAW untuk Ikrimah, maka Beliau bersabda kepadanya: "Dia aman"
Ketika istrinya menyampaikan kabar itu, Ikrimah pun datang menemui Rasulullah. Beliau menyambut Ikrimah: "Selamat datang, pengendara yang berhijrah."
Nabi berdiri kepadanya, meluaskan kain untuknya, dan menyambutnya dengan sebaik-baik sambutan. Ikrimah berkata: "Aku mendengar bahwa engkau telah menjamin keamananku, wahai Muhammad?" "Ya sungguh engkau aman," jawab Rasululllah.
Lihat Juga :