Kisah Para Rabi Mengajak Nabi Muhammad SAW Memeluk Agama Yahudi
Rabu, 27 Juli 2022 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
Sikap demikian tak lain akibat kebodohan dan penyimpangan mereka dari jalan kebenaran. Mereka berkata menyombongkan diri, “Jalan yang benar adalah apa yang kami anut, maka ikutilah kami, wahai Muhammad, niscaya kamu akan mendapat petunjuk.”
Setelah orang-orang Yahudi gagal dalam upaya ini dan kebenaran menampar mereka seperti disebutkan dalam firman Allah, “Katakanlah, “(Tidak!) Tetapi (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus dan dia tidak termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan.” (QS al-Baqarah (2): 135), maka mereka berusaha mengetuk pintu yang lain.
Baca juga: Kisah Rasulullah Marah Saat Orang Yahudi Menanyakan Hal Ini
Para pemuka Yahudi berembuk dan berkata, “Mari kita datangi Muhammad, barangkali kita bisa menggodanya untuk meninggalkan agamanya. Bagaimanapun dia seorang manusia.”
Mereka pun mendatangi Nabi dan berkata, “Wahai Muhammad, kamu tahu bahwa kami adalah para rabi sekaligus bangsawan dan pemimpin orang-orang Yahudi. Jika kami mengikutimu, mereka pun mengikuti dan tidak akan menentang kami. Namun, ada permusuhan di antara kami. Maukah kamu kami angkat menjadi penengah, agar kamu membuat keputusan yang menguntungkan kami atas mereka? Kalau kamu mau, kami akan beriman kepadamu dan membenarkanmu.”
Terang saja, Rasulullah menolak tawaran tersebut. Mengenai tawaran buruk para pembesar Yahudi itu, diturunkanlah firman Allah berikut:
“Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka. Dan waspadalah terhadap mereka, jangan sampai mereka memperdayakan engkau terhadap sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sungguh, kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik” ( QS al-Ma'idah : 49).
Al-Qur'an menggambarkan betapa sikap mereka yang menjijikkan terhadap Rasulullah dan dakwahnya. Kendati demikian, Rasulullah SAW tetap gigih dalam mengajak mereka memeluk Islam.
Baca juga: Saat Rasulullah Disihir Orang Yahudi, Allah Turunkan 2 Surat Ini
Setelah orang-orang Yahudi gagal dalam upaya ini dan kebenaran menampar mereka seperti disebutkan dalam firman Allah, “Katakanlah, “(Tidak!) Tetapi (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus dan dia tidak termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan.” (QS al-Baqarah (2): 135), maka mereka berusaha mengetuk pintu yang lain.
Baca juga: Kisah Rasulullah Marah Saat Orang Yahudi Menanyakan Hal Ini
Para pemuka Yahudi berembuk dan berkata, “Mari kita datangi Muhammad, barangkali kita bisa menggodanya untuk meninggalkan agamanya. Bagaimanapun dia seorang manusia.”
Mereka pun mendatangi Nabi dan berkata, “Wahai Muhammad, kamu tahu bahwa kami adalah para rabi sekaligus bangsawan dan pemimpin orang-orang Yahudi. Jika kami mengikutimu, mereka pun mengikuti dan tidak akan menentang kami. Namun, ada permusuhan di antara kami. Maukah kamu kami angkat menjadi penengah, agar kamu membuat keputusan yang menguntungkan kami atas mereka? Kalau kamu mau, kami akan beriman kepadamu dan membenarkanmu.”
Terang saja, Rasulullah menolak tawaran tersebut. Mengenai tawaran buruk para pembesar Yahudi itu, diturunkanlah firman Allah berikut:
“Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka. Dan waspadalah terhadap mereka, jangan sampai mereka memperdayakan engkau terhadap sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berkehendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sungguh, kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik” ( QS al-Ma'idah : 49).
Al-Qur'an menggambarkan betapa sikap mereka yang menjijikkan terhadap Rasulullah dan dakwahnya. Kendati demikian, Rasulullah SAW tetap gigih dalam mengajak mereka memeluk Islam.
Baca juga: Saat Rasulullah Disihir Orang Yahudi, Allah Turunkan 2 Surat Ini
(mhy)
Lihat Juga :