Manfaat Syukur Bukan untuk Tuhan, Begini Penjelasan Quraish Shihab
Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
"Maka ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku" ( QS Al-Baqarah [2] : 152).
Dalam QS Luqman (31) : 12 dinyatakan: Dan sesungguhnya Kami telah menganugerahkan kepada Luqman hikmah, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk (manfaat) dirinya sendiri."
Namun demikian, Quraish Shihab menjelaskan, walaupun kesyukuran harus ditujukan kepada Allah, dan ucapan syukur yang diajarkan adalah "alhamdulillah" dalam arti "segala puji (hanya) tertuju kepada Allah," namun ini bukan berarti bahwa kita dilarang bersyukur kepada mereka yang menjadi perantara kehadiran nikmat Allah.
Al-Qur'an secara tegas memerintahkan agar mensyukuri Allah dan mensyukuri kedua orang tua (yang menjadi perantara kehadiran kita di pentas dunia ini.) Surat Luqman (31) : 14 menjelaskan hal ini, yaitu dengan firman-Nya: "Bersyukurlah kepada-Ku, dan kepada dua orang ibu bapakmu; hanya kepada-Kulah kembalimu."
Menurut Quraish Shihab, walaupun Al-Qur'an hanya menyebut kedua orangtua --selain Allah-- yang harus disyukuri, namun ini bukan berarti bahwa selain mereka tidak boleh disyukuri. "Siapa yang tidak mensyukuri manusia, maka dia tidak mensyukuri Allah," ujar Quraish Shihab mengutip bunyi suatu ritwayat yang disandarkan kepada Rasul SAW.
Baca juga: Sabar dan Syukur: Kisah Perempuan Rupawan Bersuamikan Lelaki Pendek
Dalam QS Luqman (31) : 12 dinyatakan: Dan sesungguhnya Kami telah menganugerahkan kepada Luqman hikmah, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk (manfaat) dirinya sendiri."
Namun demikian, Quraish Shihab menjelaskan, walaupun kesyukuran harus ditujukan kepada Allah, dan ucapan syukur yang diajarkan adalah "alhamdulillah" dalam arti "segala puji (hanya) tertuju kepada Allah," namun ini bukan berarti bahwa kita dilarang bersyukur kepada mereka yang menjadi perantara kehadiran nikmat Allah.
Al-Qur'an secara tegas memerintahkan agar mensyukuri Allah dan mensyukuri kedua orang tua (yang menjadi perantara kehadiran kita di pentas dunia ini.) Surat Luqman (31) : 14 menjelaskan hal ini, yaitu dengan firman-Nya: "Bersyukurlah kepada-Ku, dan kepada dua orang ibu bapakmu; hanya kepada-Kulah kembalimu."
Menurut Quraish Shihab, walaupun Al-Qur'an hanya menyebut kedua orangtua --selain Allah-- yang harus disyukuri, namun ini bukan berarti bahwa selain mereka tidak boleh disyukuri. "Siapa yang tidak mensyukuri manusia, maka dia tidak mensyukuri Allah," ujar Quraish Shihab mengutip bunyi suatu ritwayat yang disandarkan kepada Rasul SAW.
Baca juga: Sabar dan Syukur: Kisah Perempuan Rupawan Bersuamikan Lelaki Pendek
(mhy)
Lihat Juga :