A'maq dan Dabiq Tempat Pertempuran Akhir Zaman, Ini Pesan Rasulullah SAW

loading...
Amaq dan Dabiq Tempat Pertempuran Akhir Zaman, Ini Pesan Rasulullah SAW
Amaq dan Dabiq akan menjadi tempat berlangsungnya peperangan akhir zaman sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam Hadis. Amaq dan Dabiq ini berlokasi di Damaskus yang kini merupakan Ibu Kota Suriah. Foto/dok al-ahkam.net
Dalam Hadis disebutkan, A'maq dan Dabiq kelak akan menjadi tempat berlangsungnya peperangan akhir zaman. Saat itu pasukan muslim akan bertempur melawan Romawi.

Di manakah letak A'maq dan Dabiq yang dimaksud dalam Hadis Nabi tersebut? Berikut Hadis yang bercerita tentang Al-A'maq dan Dabiq diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda yang artinya:

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu.

Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata: 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami!'

Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tidak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.'

Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tidak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya. Sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada di sisi Allah. Sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka.

Mereka tidak akan ditimpa sebuah fitnah untuk selamanya, lalu selanjutnya mereka menaklukkan Konstantinopel. Dan ketika mereka sedang membagi-bagi harta rampasan perang dan tengah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon Zaitun, tiba-tiba setan meneriaki mereka "Sesungguhnya Al-Masih (Dajjal) telah muncul di tengah-tengah keluarga kalian,' merekapun berhamburan keluar, dan ternyata itu hanyalah kebohongan belaka."

Ketika mereka mendatangi Syam, ia muncul. Dan ketika mereka sedang mempersiapkan peperangan dan sedang merapikan barisan, tiba-tiba datanglah waktu sholat, dan turunlah Isa bin Maryam, lalu ia mengimami mereka.

Dan apabila musuh Allah (Dajjal) melihatnya, niscaya ia akan meleleh sebagaimana garam yang mencair di dalam air, meskipun seandainya saja ia membiarkannya nantinya ia juga akan meleleh lalu binasa. Akan tetapi Allah menginginkan ia membunuhnya dengan tangannya lalu memperlihatkan kepada mereka darahnya yang berada di ujung tombaknya." (HR Muslim)

Para ulama menafsirkan kata Romawi pada hadis ini bermakna umat Nasrani. Mereka akan berperang melawan pasukan muslim sebelum Dajjal turun.

Pada masa lalu pertempuran sempat terjadi di Dabiq tepatnya di Padang Rumput Dabiq pada Tahun 1516 antara Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Mamluk, yang berakhir dengan kemenangan Ottoman.

Imam Ibnu Al-Munir sempat berkata: "Sampai saat ini belum terjadi peristiwa pengumpulan dan penyerangan Roma dengan jumlah tentara yang begitu banyak. Hal ini belum terjadi. Dalam hadis ini ada kabar gembira sekaligus peringatan bagi kaum muslimin. Hadis ini juga membuktikan bahwa hasilnya akan berpihak pada umat Islam dan tentara Muslim akan jauh lebih besar dari sekarang."

Merangkum penjelasan hadis di atas bahwasannya di A'maq dan Dabiq akan terjadi peperangan besar antara umat Islam dan umat Kristiani yang pada akhirnya akan dimenangkan umat Islam.

A'maq dan Dabiq diketahui berlokasi di Damaskus yang kini merupakan Ibu Kota Suriah. Nama tersebut kini muncul dalam majalah online bernama "Dabiq" dan outlet berita bernama "Amaq News Agency" media ini banyak membahas tentang jihadis.

Baca Juga: Munculnya Dajjal Didahului Musim Kemarau Panjang 3 Tahun Berturut
(rhs)
preload video