Sebelum Islam Ahlus Sunnah, Aliran Syiah Lebih Dahulu Masuk ke Nusantara

Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Mereka membarter kain, minyak atar, dan perhiasan dengan rempah-rempah. "Rombongan misi Islam yang dipimpin Nakhoda Khalifah semuanya orang-orang Syiah," tulis Hasjmy.

Sejak itu, mereka kerap datang ke Bandar Perlak sehingga banyak orang Perlak masuk Islam, termasuk Meurah (Maharaja) Perlak dan keluarganya. Pada 840 M diproklamasikan Kerajaan Perlak yang beribu kota Bandar Khalifah –sebagai penghargaan kepada Nakhoda Khalifah– saat ini letaknya sekira enam kilometer dari kota Peureulak. Rajanya Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah.

"Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Indonesia yaitu Perlak, boleh dinamakan Daulah Syi’iyah (Kerajaan Syi’ah)… sehingga pahamnya menyelusupi dalam tubuh masyarakat Islam yang baru tumbuh itu," kata Hasjmy.

Baca juga: Masjid Cheng Ho, Seperti Pagoda dan Filosofi Kakbah serta Perjalanan Wali Songo

Sejarawan Slamet Muljana dalam bukunya berjudul "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negaranegara Islam di Nusantara" juga mengungkap Islam yang sampai di Asia Tenggara paling dahulu ialah aliran Syiah.

Hanya saja, Slamet Muljana menyebut bahwa Syiah tak hanya dibawa pedagang Persia. "Selain Persia, aliran Syiah dibawa oleh para pedagang Gujarat, dan Arab ke pantai timur Sumatera, terutama ke negara Perlak dan negara Pasai, dan mendapat dukungan dinasti Fathimiah di Mesir," katanya.

Jadi, meski memiliki beberapa kelebihan, namun ada sebagian ahli yang masih meragukan bukti-bukti terkait masuknya Islam dari Persia. Hal ini karena bukti-bukti yang ada masih diragukan dan dirasa kurang kuat.

Terlebih lagi, Persia bukanlah wilayah pusat agama Islam. Ditambah lagi, pedagang yang berasal dari Persia jumlahnya tidak seberapa. Pedagang Persia yang bertransaksi di Indonesia saat itu masih kalah jumlahnya dengan pedagang Arab, China, dan India.

Tentang tradisi Tabot, Endang Rochmiatun mengatakan tradisi ini dibawa oleh para pekerja Islam Syi’ah dari Madras dan Bengali, India bagian selatan, yang dibawa oleh tentara Inggris untuk membangun Benteng Marlborough (1713—1719).

Baca juga: Kisah Fatimah binti Maimun, Pendakwah Islam di Jawa Timur sebelum Wali Songo
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
7 Contoh Teks Sejarah...
7 Contoh Teks Sejarah Pribadi Singkat Beserta Strukturnya
Batu Rosetta Artefak...
Batu Rosetta Artefak Mesir Bertuliskan Bahasa para Dewa
Deretan Ilmuwan Penemu...
Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Syarat Penumpang dari...
Syarat Penumpang dari Luar Negeri Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved