Surat Yusuf Ayat 59: Balas Kejahatan Saudara dengan Kebaikan

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 23:56 WIB
loading...
Surat Yusuf Ayat 59:...
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni, Dai Lulusan Al-Azhar Mesir. Foto/istimewa
A A A
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni
Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf

Ketika Nabi Yusuf 'alaihissalam bertemu saudara-saudaranya yang pernah menzaliminya, beliau menyambutnya dengan baik. Bahkan Nabi Yusuf membalasnya dengan kebaikan. Sebuah akhlak yang sangat terpuji.

Allah mengabadikan kisahnya dalam Al-Qur'an Surat Yusuf Ayat 59. Mari kita simak lanjutan tadabur Surat Yusuf berikut pesan dan hikmahnya.

وَلَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهَازِهِمْ قَالَ ائْتُوْنِيْ بِاَخٍ لَّكُمْ مِّنْ اَبِيْكُمْ ۚ اَلَا تَرَوْنَ اَنِّيْٓ اُوْفِى الْكَيْلَ وَاَنَا۠ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ

Artinya: "Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata: "Bawalah kepadaku saudaramu yang seayah dengan kamu (Bunyamin), tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?" (QS Yusuf Ayat 59)

Pesan dan Hikmah

1. Kebaikan Nabi Yusuf menjadi pemimpin terlihat dalam totalitasnya berkhidmat kepada rakyat. Beliau konseptor dan eksekutor, turun tangan langsung menyambut dan melayani rakyat yang datang meminta bantuan. Beginilah harusnya pemimpin seperti dalam pepatah Arab, Sayyidul Qaum khaadimuhum (pemimpin suatu kaum adalah pelayan kaum itu). Pemimpin itu harus melayani bukan dilayani.

2. Saat tiba giliran saudara-saudara Nabi Yusuf menerima bantuan, maka beliau berpesan agar membawa saudaranya seayah (Bunyamin) di lain waktu agar mendapat jatah yang sempurna seperti saudaranya yang datang.

3. Konsep pembagian pangan oleh Nabi Yusuf ini sangat menarik. Yaitu dengan cara barter agar roda ekonomi dan usaha tetap berputar. Karenanya beliau menyarankan harus ada suatu barang yang diberikan sebagai ganti atas pangan yang diambil dari kerajaan. Tidak terkecuali para saudaranya yang juga datang tanpa tangan kosong, alias ada barang barternya.

4. "Bahwa aku menyempurnakan sukatan (ukuran)". Jangan mengurangi timbangan atau estimasi dalam menilai harga suatu barang. Begitulah Nabi Yusuf menjadi estimator atas barang-barang yang dibawa rakyatnya untuk ditukar dengan makanan, tanpa ada pengurangan sedikitpun apalagi kecurangan.

5. Nabi Yusuf membalas kejahatan para saudaranya dengan kebaikan dalam bentuk memberikan sempurna timbangan atau estimasi atas barang yang dibawanya. Bahkan barang barter yang dibawa oleh mereka sama sekali tidak diambil oleh Nabi Yusuf. Saudara lebih berhak untuk dimaafkan jika kita bisa memaafkan orang lain yang bukan saudara.

6. "Dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?". Memuliakan tamu adalah akhlak para nabi. Bahkan bukti keimanan kepada Allah dan hari Akhir terlihat dalam memuliakan tamu.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Surat Yusuf Ayat 58: Kisah Pertemuan Nabi Yusuf dengan Saudara-saudaranya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Surat Yusuf dan Amalan...
Surat Yusuf dan Amalan untuk Memikat Wanita, Begini Penjelasannya.
Doa agar Menjadi Orang...
Doa agar Menjadi Orang yang Amanah, Diamalkan Nabi Yusuf AS
6 Nabi yang Namanya...
6 Nabi yang Namanya Diabadikan dalam Surat Al Quran
Hukum Tajwid Surat Yusuf...
Hukum Tajwid Surat Yusuf Ayat 87, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Membaca
Bacaan Surat Yusuf untuk...
Bacaan Surat Yusuf untuk Ibu Hamil Ayat 1-16 Beserta Keutamaanya
Dukun dan Peramal di...
Dukun dan Peramal di Zaman Nabi Yusuf: Tafsir Surat Yusuf Ayat 43-49
Rekomendasi
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Pabrik Senjata Tertua...
Pabrik Senjata Tertua di Dunia Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Jerusalem
Tujuh Matahari Tiba-tiba...
Tujuh Matahari Tiba-tiba Muncul Sekaligus di Langit China
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved