5 Penyebab Pintu Rezeki Tidak Terbuka, Nomor 3 Akibat Sering Bersumpah Palsu

loading...
5 Penyebab Pintu Rezeki Tidak Terbuka, Nomor 3 Akibat Sering Bersumpah Palsu
Ternyata ada beberapa penyebab mengapa pintu rezeki tidak mudah terbuka untuk kita, salah satunya karena perkara ucapan seperti sering berumpah palsu. Foto ilustrasi/ist
Setiap orang pasti menginginkan banyak rezeki dan dimudahkan dalam memperolehnya. Akan tetapi pada sebagian orang, rezeki itu terasa sangat seret dan sulit sekali didapat. Dalam syariat, susahnya pintu rezeki terbuka karena ada beberapa faktor penghalang yang diakibatkan oleh ulah para pencari rezeki itu sendiri. Sederet perkara tersebut mesti dihindari agar rezeki tidak terhambat.

Apa sajakah hal-hal yang bisa membuat rezeki seret, bahkan bisa menyeret seseorang dalam jurang kemiskinan? Ustadz Nofriyanto M.Ag, dosen Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Unida Gontor menyebutkan, beberapa faktor yang menjadi sebab penghalang rezeki ini, antara lain:

1. Zina

Para ulama sepakat bahwa perbuatan zina memiliki dampak buruk bagi pelakunya baik di dunia maupun di akhirat. Dampak buruk tersebut antara lain, menyebabkan pelakunya fakir turun menurun, menjadikan pelakunya gundah gulana, dan terputusnya pintu rezeki.

Baca juga: Rezeki Manusia Tidak akan Pernah Tertukar

Hal ini sesuai dari peringatan Allah dalam firman-Nya,

وَلَا تَقۡرَبُوا الزِّنٰٓى اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً  ؕ وَسَآءَ سَبِيۡلًا


"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32)

Dan juga hadis Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

"Hendaknya kalian menjauhi perbuatan zina, karena akan mengakibatkan empat hal yang merusak, yaitu menghilangkan kewibawaan dan keceriaan wajah, menghalangi pintu rezeki (mengakibatkan kefakiran), mengundang kutukan Allah, dan menyebabkan kekal dalam neraka. (Muâjam al-Ausat, ath-Thabrani, No. 7092)

2. Sering bertransaksi ribawi

Besarnya ancaman Allah terhadap para pelaku riba yang tidak mau berhenti darinya sungguh terlihat dari ultimatum perang yang Allah kumandangkan melalui firman-Nya,

فَاِنۡ لَّمۡ تَفۡعَلُوۡا فَاۡذَنُوۡا بِحَرۡبٍ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ‌ۚ وَاِنۡ تُبۡتُمۡ فَلَـكُمۡ رُءُوۡسُ اَمۡوَالِكُمۡ‌ۚ لَا تَظۡلِمُوۡنَ وَلَا تُظۡلَمُوۡنَ


"Maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya." (QS. Al-Baqarah: 279)

dan juga melalui hadis Nabi-Nya,

"Apabila perbuatan zina dan riba telah merajalela di suatu kaum (daerah) maka sungguh mereka telah menantang azab Allah atas diri mereka". (Al-Mu'jam al-Kabir, ath-Thabarani, No. 460)

Ancaman dan azab Allah inilah yang tidak lain merupakan salah satu penghalang pintu rezeki seorang hamba.

3. Sumpah palsu

Yang dimaksud darinya ialah sumpah palsu seseorang yang dengan sadar dan sengaja ia lakukan. Biasanya hal ini dilakukan oleh para pedagang untuk melariskan dagangannya.

Terkai hal ini Islam telah mewanti-wanti akibat buruk darinya yang akan menimpa pelakunya di dunia dan di akhirat. Salah satunya peringatan dari baginda Nabi melalui hadisnya,
halaman ke-1
preload video