Penyakit Akhir Zaman: Ingin Terpandang, Haus Pujian dan Gila Popularitas
Minggu, 11 September 2022 - 23:39 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman, Beliau bersabda: "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu. Dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)."
Ulama sufi Ibrahim bin Adham pernah berkata: "Tidak benar tujuan kepada Allah, siapa yang ingin terkenal."
Belajar dari Uwais Al-Qarni
Uwais bin 'Amir Al-Qoroni atau sering ditulis Uwais Al-Qarni adalah seorang Tabiin terbaik. Beliau hidup di masa Rasulullah SAW, namun tidak berkesempatan bertemu baginda Nabi.
Meski tak pernah bertemu Nabi, Uwais Al-Qarni adalah orang yang disanjung oleh Rasulullah. Beliau disebut orang yang tidak dikenal di bumi namun terkenal di langit.
Dalam satu riwayat, Nabi pernah menceritakan sosok Uwais Al-Qarni. Beliau seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, tingginya agak sedang dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an, tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit.
Andaikan ia bersungguh-sungguh memohon sesuatu kepada Allah pasti mengabulkan-Nya. Di bawah bahu kirinya berbekas. Wahai Umar dan Ali! Jika kamu bertemu padanya, maka mintalah kepadanya supaya memohonkan ampun untukmu.
Dalam riwayat lain, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda asal Yaman yang tidak terkenal di tengah kaumnya. Berkat ketawadhuannya dan baktinya kepada orang tua membuatnya sangat istimewa di sisi Allah.
Kata Imam an-Nawawi, Uwais adalah orang yang menyembunyikan keadaan dirinya. Rahasia yang ia miliki cukup dirinya dan Allah saja yang mengetahuinya. Tidak ada kelebihan yang nampak pada orang-orang tentang dirinya. Ia tampak biasa di mata manusia, namun mulia di sisi Allah.
Baca Juga: Riya dan Sum'ah, 2 Perkara Ini Sering Diremehkan Kalangan Perempuan
Ulama sufi Ibrahim bin Adham pernah berkata: "Tidak benar tujuan kepada Allah, siapa yang ingin terkenal."
Belajar dari Uwais Al-Qarni
Uwais bin 'Amir Al-Qoroni atau sering ditulis Uwais Al-Qarni adalah seorang Tabiin terbaik. Beliau hidup di masa Rasulullah SAW, namun tidak berkesempatan bertemu baginda Nabi.
Meski tak pernah bertemu Nabi, Uwais Al-Qarni adalah orang yang disanjung oleh Rasulullah. Beliau disebut orang yang tidak dikenal di bumi namun terkenal di langit.
Dalam satu riwayat, Nabi pernah menceritakan sosok Uwais Al-Qarni. Beliau seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, tingginya agak sedang dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an, tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit.
Andaikan ia bersungguh-sungguh memohon sesuatu kepada Allah pasti mengabulkan-Nya. Di bawah bahu kirinya berbekas. Wahai Umar dan Ali! Jika kamu bertemu padanya, maka mintalah kepadanya supaya memohonkan ampun untukmu.
Dalam riwayat lain, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda asal Yaman yang tidak terkenal di tengah kaumnya. Berkat ketawadhuannya dan baktinya kepada orang tua membuatnya sangat istimewa di sisi Allah.
Kata Imam an-Nawawi, Uwais adalah orang yang menyembunyikan keadaan dirinya. Rahasia yang ia miliki cukup dirinya dan Allah saja yang mengetahuinya. Tidak ada kelebihan yang nampak pada orang-orang tentang dirinya. Ia tampak biasa di mata manusia, namun mulia di sisi Allah.
Baca Juga: Riya dan Sum'ah, 2 Perkara Ini Sering Diremehkan Kalangan Perempuan
(rhs)
Lihat Juga :