Penjelasan Gus Baha tentang Hukum Sholat Awal Waktu

loading...
Penjelasan Gus Baha tentang Hukum Sholat Awal Waktu
Penjelasan Ulama ahli tafsir Al-Quran Gus Baha tentang hukum sholat awal waktu menarik untuk disimak. Foto/Ist
Penjelasan Gus Baha tentang hukum sholat awal waktu menarik untuk disimak. Mungkin banyak yang beranggapan bahwa sholat di awal waktu hukumnya wajib.

Dalam Hadis memang tidak ada keterangan menyebutkan bahwa sholat di awal waktu hukumnya wajib. Yang wajib adalah setiap muslim mengerjakan sholat pada waktunya sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya sholat memiliki waktu yang telah ditetapkan bagi orang beriman." (QS An-Nisa Ayat 103)

Meski dihukumi tidak wajib, Rasulullah SAW mengatakan bahwa sholat di awal waktu adalah amalan yang paling utama (paling afdhol) sebagaimana diriwayatkan Imam Abu Dawud.

Perlu dicatat, ketidakwajiban sholat di awal waktu jangan menjadi alasan bagi kita untuk mengulur-ulur atau menunda-nunda sholat fardhu.

Berikut penjelasan Gus Baha tentang sholat di awal waktu dalam satu kajian yang diunggah Channel "Ngaji Melu Kiyai".

قَيـَّدَ الطّاَعَاتِ بِاَعْياَنِ الاَوقاَتِ كـَىْ لاَ يَمْنَعكَ عَنْهاَوُجُوْدُ التَسْوِيْفِ ، ووَسَّعَ عَليْكَ الوَقْتَ كى تَبْقىٰ لك حِصَّة ُ الاِخْتِيارِ

Artinya: "Allah sengaja membatasi amal taat dengan waktu yang ditentukan, supaya engkau tidak teledor dan menunda-nunda amal, dan Allah memperluas waktunya supaya kamu tetap ada kesempatan beramal dan bisa memilih waktu yang lebih tepat, dan lebih baik."

Jadi intinya begini, Allah membuat waktu dimulai ketika matahari telah tergelincir. Waktu Ashar juga begitu, batasnya ketika mau Maghrib. Kenapa dikasih waktu? Ketika orang disuruh beribadah oleh Allah agar kita tahu ada batasan waktunya.

Misalnya Allah memanggil untuk sholat Zuhur. Dengan berakhirnya Zuhur jam setengah tiga, di situ ada batasan. Jika tidak ada batasannya kamu menunda-nunda. Jadi mau gak mau setengah tiga itu sudah berakhir.

Allah memberi waktu wajib seperti Zuhur waktunya dua jam setengah. Dua jam setengah ini supaya Anda lakukan dimana waktu kesukaanmu.

Misalnya orang di pertengahan makan tiba-tiba terdengar Adzan. Misal waktu itu wajib. "wah waktu sholat bikin susah orang, waktu makan kok ada adzan". Iya itu kalau makan. Kalau misalnya ada orang lagi ngapain kan bisa repot.

Jadi jangan sampai ibadah itu dianggap problem. Artinya, jika sholat diwajibkan pada awal waktu maka akan menjadi sebuah masalah. Misalnya ada orang dalam perjalanan atau sedang makan, maka ia harus berhenti. Allah tidak begitu, Allah menunggu waktu yang tepat (membebaskan sampai mereka siap).

Dulu di zaman Nabi tidak seperti itu, Nabi mengatakan: "Ketika waktu makan sore atau malam telah disediakan, tiba-tiba terdengar adzan Isya maka makanlah terlebih dahulu!"

Ada orang di awal waktu itu merasa ngantuk berat. Ketika ia sholat malah jadi kacau. Jadi jika waktu sholat kamu ngantuk, maka tidurlah dulu.

Bagi yang suka sholat di awal waktu itu silakan. Tapi kamu tidak boleh mewajibkannya. Paham ya, kalau ingin di awal waktu ya gak perlu mewajibkannya.

Ada ulama ketika sholat itu di akhir waktu untuk mengingatkan bahwa awal waktu itu tidak wajib. Jadi tujuannya untuk mengabadikan ilmu bahwa sholat di awal waktu itu tidak wajib.

Kendati demikian Gus Baha menyampaikan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa: "Sholat awal waktu itu adalah keutamaan, pertengahan waktu adalah rahmat Allah, dan akhir waktu itu ampunan Allah."

Wallahu A'lam

Baca Juga: Peringatan Bagi yang Suka Menunda-nunda Waktu Sholat

Berikut Tausiyah Gus Baha dalam Kajian yang diunggah Channel YouTube "Ngaji Melu Kiyai" di 31 Januari 2021:
(rhs)
cover top ayah
اِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ اذۡكُرۡ نِعۡمَتِىۡ عَلَيۡكَ وَعَلٰى وَالِدَتِكَ‌ ۘ اِذۡ اَيَّدْتُكَ بِرُوۡحِ الۡقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِىۡ الۡمَهۡدِ وَكَهۡلًا ‌ ۚوَاِذۡ عَلَّمۡتُكَ الۡـكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَالتَّوۡرٰٮةَ وَالۡاِنۡجِيۡلَ‌ ۚ وَاِذۡ تَخۡلُقُ مِنَ الطِّيۡنِ كَهَيْئَةِ الطَّيۡرِ بِاِذۡنِىۡ فَتَـنۡفُخُ فِيۡهَا فَتَكُوۡنُ طَيۡرًۢا بِاِذۡنِىۡ‌ وَ تُبۡرِئُ الۡاَكۡمَهَ وَالۡاَبۡرَصَ بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ تُخۡرِجُ الۡمَوۡتٰى بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ كَفَفۡتُ بَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ عَنۡكَ اِذۡ جِئۡتَهُمۡ بِالۡبَيِّنٰتِ فَقَالَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡهُمۡ اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا سِحۡرٌ مُّبِيۡنٌ
Dan ingatlah ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) Hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala waktu engkau mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.

(QS. Al-Maidah Ayat 110)
cover bottom ayah
preload video