Bidadari Hitam yang Ada di Surga, Bidadari Khusus yang Allah Ciptakan untuk Umar Bin Khattab
Jum'at, 16 September 2022 - 11:08 WIB
loading...
Ternyata di surga ada bidadari khusus yang Allah ciptakan untuk sahabat Rasulullah SAW, bidadari khusus ini adalah bidadari hitam manis. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ternyata ada bidadari hitam di surga yang khusus Allah Ta'ala ciptakan untuk salah satu sahabat nabi shallallahu alaihi wa sallam.Milik siapakah bidadari hitam manis tersebut?
Gambaran sosok bidadari Allah Ta'ala terangkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Selain cantik jelita, bidadari juga digambarkan sebagai makhluk yang menjaga pandanganya. Sebagaimana firman-Nya,
“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang menjaga pandangannya, dan jelita matanya. Seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik,” (QS. Ash-Shaff: 48-49).
Baca juga: Gambaran Bidadari Surga dalam Al-Qur'an
Lalu milik siapakah bidadari khusus yang Allah Ciptakan itu? Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya yang diterjemahkan “Tamasya ke Surga” menerangkan, suatu ketikaRasulullahShallallahu alaihi wa sallam berkisah tentang perjalanannya di surga pada saatIsra’ Mi’raj.
“Ketika aku sedang berjalan-jalan di surga pada saat Isra’ Mi’raj, aku melihat sebuahIstana putihyang berkilauan dari kejauhan. Aku sangat tertarik dengankeindahannyadan mendekati istana tersebut. Ketika hendak memasukinya aku menahan diri dan bertanya sejenak kepada malaikat Jibril,
“Wahai Jibril, istana siapakah yangindah berkilauanini?” Aku berharap istana itu adalah milikku.
Jibril menjawab, “Ini adalah istana yang Allah sediakan untuk salah seorang sahabatmu.”
Terkejut diriku, “Siapakah dia Yaa Jibril?”
“Sahabatmu Umar bin Khattab.” Jawab Jibril.
Seketika itu aku mengurungkan niat untuk memasukinya. Aku malu memasuki istana yang bukan milikku.
Umar yang mendengar penuturan baginda Nabi menangis, “Wahai Nabi, mengapa engkau harus malu pada orang seperti diriku?”
Baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam meneruskan kisahnya,
Gambaran sosok bidadari Allah Ta'ala terangkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Selain cantik jelita, bidadari juga digambarkan sebagai makhluk yang menjaga pandanganya. Sebagaimana firman-Nya,
“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang menjaga pandangannya, dan jelita matanya. Seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik,” (QS. Ash-Shaff: 48-49).
Baca juga: Gambaran Bidadari Surga dalam Al-Qur'an
Lalu milik siapakah bidadari khusus yang Allah Ciptakan itu? Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya yang diterjemahkan “Tamasya ke Surga” menerangkan, suatu ketikaRasulullahShallallahu alaihi wa sallam berkisah tentang perjalanannya di surga pada saatIsra’ Mi’raj.
“Ketika aku sedang berjalan-jalan di surga pada saat Isra’ Mi’raj, aku melihat sebuahIstana putihyang berkilauan dari kejauhan. Aku sangat tertarik dengankeindahannyadan mendekati istana tersebut. Ketika hendak memasukinya aku menahan diri dan bertanya sejenak kepada malaikat Jibril,
“Wahai Jibril, istana siapakah yangindah berkilauanini?” Aku berharap istana itu adalah milikku.
Jibril menjawab, “Ini adalah istana yang Allah sediakan untuk salah seorang sahabatmu.”
Terkejut diriku, “Siapakah dia Yaa Jibril?”
“Sahabatmu Umar bin Khattab.” Jawab Jibril.
Seketika itu aku mengurungkan niat untuk memasukinya. Aku malu memasuki istana yang bukan milikku.
Umar yang mendengar penuturan baginda Nabi menangis, “Wahai Nabi, mengapa engkau harus malu pada orang seperti diriku?”
Baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam meneruskan kisahnya,
Lihat Juga :