Kisah 3 Orang Mengaku Berzina dan Minta Dihukum, Begini Tanggapan Rasulullah SAW
Jum'at, 16 September 2022 - 15:41 WIB
loading...
Tiga orang berzina dan minta dihukum sesuai syariat Islam. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Ada 3 orang mengaku telah berzina , lalu menghadap kepada Rasulullah SAW . Mereka ingin bersih dari dosanya sehingga meminta dihukum sesuai hukum Allah SWT.Begini tanggapan Rasulullah SAW.
Imam Muslim dalam "Kitab Hudud, Bab: Orang yang Mengaku Dirinya Telah Berbuat Zina" meriwayatkan hadis dari Buraidah, dari bapaknya, berkata bahwa sesungguhnya Ma'iz bin Malik al-Aslami datang menghadap Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat aniaya terhadap diriku sendiri. Aku telah melakukan perbuatan zina, dan aku berharap semoga engkau bersedia menyucikan diriku ini."
Hanya saja, Rasulullah SAW menolak permintaannya itu.
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
Keesokan harinya, Maiz datang lagi menghadap Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat zina."
Untuk kedua kalinya Rasulullah SAW menolak pengakuan Ma'iz. Beliau lalu mengirim seseorang kepada kaum Ma'iz untuk menanyakan: "Apakah kalian tahu bahwa dalam akal Ma'iz tidak beres dan tidak bisa kalian terima?"
Mereka menjawab: "Sepanjang yang kami ketahui, akalnya tidak terganggu dan kami melihatnya sebagai orang baik-baik."
Maiz datang lagi menghadap Rasulullah untuk yang ketiga kali. Rasulullah SAW masih menolak pengakuannya. Kemudian kembali mengirim utusan kepada kaum Ma'iz untuk menanyakan masalahnya. Mereka kembali menjawab bahwa tidak ada masalah apa-apa dengan diri dan pikiran Ma'iz.
Begitu Ma'iz datang untuk keempat kalinya dengan maksud yang sama, Rasulullah SAW memerintahkan supaya digalikan lobang untuk pelaksanaan hukuman rajam atas diri Ma'iz. Perintah Rasulullah SAW itu segera dilaksanakan.
Kisah kedua tentang orang yang mengaku berzina dan meminta dihukum juga disampaikan Buraidah.
Suatu ketika, ada seorang perempuan dari keluarga Ghamidi datang kepada Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan zina, maka tolonglah sucikan diriku."
Imam Muslim dalam "Kitab Hudud, Bab: Orang yang Mengaku Dirinya Telah Berbuat Zina" meriwayatkan hadis dari Buraidah, dari bapaknya, berkata bahwa sesungguhnya Ma'iz bin Malik al-Aslami datang menghadap Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat aniaya terhadap diriku sendiri. Aku telah melakukan perbuatan zina, dan aku berharap semoga engkau bersedia menyucikan diriku ini."
Hanya saja, Rasulullah SAW menolak permintaannya itu.
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
Keesokan harinya, Maiz datang lagi menghadap Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat zina."
Untuk kedua kalinya Rasulullah SAW menolak pengakuan Ma'iz. Beliau lalu mengirim seseorang kepada kaum Ma'iz untuk menanyakan: "Apakah kalian tahu bahwa dalam akal Ma'iz tidak beres dan tidak bisa kalian terima?"
Mereka menjawab: "Sepanjang yang kami ketahui, akalnya tidak terganggu dan kami melihatnya sebagai orang baik-baik."
Maiz datang lagi menghadap Rasulullah untuk yang ketiga kali. Rasulullah SAW masih menolak pengakuannya. Kemudian kembali mengirim utusan kepada kaum Ma'iz untuk menanyakan masalahnya. Mereka kembali menjawab bahwa tidak ada masalah apa-apa dengan diri dan pikiran Ma'iz.
Begitu Ma'iz datang untuk keempat kalinya dengan maksud yang sama, Rasulullah SAW memerintahkan supaya digalikan lobang untuk pelaksanaan hukuman rajam atas diri Ma'iz. Perintah Rasulullah SAW itu segera dilaksanakan.
Kisah kedua tentang orang yang mengaku berzina dan meminta dihukum juga disampaikan Buraidah.
Suatu ketika, ada seorang perempuan dari keluarga Ghamidi datang kepada Rasulullah SAW dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan zina, maka tolonglah sucikan diriku."
Lihat Juga :