Kisah 3 Orang Mengaku Berzina dan Minta Dihukum, Begini Tanggapan Rasulullah SAW
Jum'at, 16 September 2022 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Respons yang sama ditunjukkan Rasulullah SAW. Beliau menolak pengakuan perempuan ini.
Keesokan harinya perempuan itu datang lagi dan berkata: "Wahai Rasulullah, kenapa engkau tolak pengakuanku? Mungkin alasan engkau menolak pengakuanku sama seperti ketika engkau menolak pengakuan Ma'iz. Demi Allah, sesungguhnya aku ini sedang hamil."
Rasulullah SAW berkata: "Mungkin juga tidak. Sekarang pulanglah dulu sampai kamu melahirkan."
Baca juga: Berikut Amalan Penghapus Dosa Zina
Setelah melahirkan, perempuan itu datang lagi menemui Rasulullah SAW sambil membawa bayi laki-lakinya yang dibungkus dengan secarik kain. Dia berkata. "Inilah bayi yang telah kulahirkan."
Rasulullah SAW berkata: "Pulanglah kamu dulu dan susukanlah dia sampai kamu menyapihnya."
Setelah tiba masa menyapih, perempuan itu datang lagi kepada Rasulullah SAW membawa bayinya. Di tangan bayi itu ada sepotong roti. Dia berkata: "Ini, wahai Nabiyullah. Aku telah menyapih bayiku dan dia sudah bisa memakan makanan."
Akhirnya Nabi SAW menyerahkan bayi tersebut kepada salah seorang sahabat, kemudian beliau mengeluarkan perintah supaya dilaksanakan hukuman terhadap perempuan itu.
Perempuan itu lalu ditanam sebatas dada. Selanjutnya Nabi SAW menyuruh orang-orang untuk melemparinya dengan batu.
Datanglah Khalid bin Walid membawa sebuah batu, dan melempar perempuan itu tepat pada kepalanya. Darah dari kepala perempuan itu muncrat sehingga mengenai muka Khalid, sehingga Khalid mencela perempuan itu.
Maka Rasulullah SAW berkata: "Tenanglah wahai Khalid. Demi yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, sesungguhnya perempuan ini telah bertobat dengan tobat yang apabila dilakukan oleh seorang penarik pajak secara kejam, niscaya dia akan diampuni.
Keesokan harinya perempuan itu datang lagi dan berkata: "Wahai Rasulullah, kenapa engkau tolak pengakuanku? Mungkin alasan engkau menolak pengakuanku sama seperti ketika engkau menolak pengakuan Ma'iz. Demi Allah, sesungguhnya aku ini sedang hamil."
Rasulullah SAW berkata: "Mungkin juga tidak. Sekarang pulanglah dulu sampai kamu melahirkan."
Baca juga: Berikut Amalan Penghapus Dosa Zina
Setelah melahirkan, perempuan itu datang lagi menemui Rasulullah SAW sambil membawa bayi laki-lakinya yang dibungkus dengan secarik kain. Dia berkata. "Inilah bayi yang telah kulahirkan."
Rasulullah SAW berkata: "Pulanglah kamu dulu dan susukanlah dia sampai kamu menyapihnya."
Setelah tiba masa menyapih, perempuan itu datang lagi kepada Rasulullah SAW membawa bayinya. Di tangan bayi itu ada sepotong roti. Dia berkata: "Ini, wahai Nabiyullah. Aku telah menyapih bayiku dan dia sudah bisa memakan makanan."
Akhirnya Nabi SAW menyerahkan bayi tersebut kepada salah seorang sahabat, kemudian beliau mengeluarkan perintah supaya dilaksanakan hukuman terhadap perempuan itu.
Perempuan itu lalu ditanam sebatas dada. Selanjutnya Nabi SAW menyuruh orang-orang untuk melemparinya dengan batu.
Datanglah Khalid bin Walid membawa sebuah batu, dan melempar perempuan itu tepat pada kepalanya. Darah dari kepala perempuan itu muncrat sehingga mengenai muka Khalid, sehingga Khalid mencela perempuan itu.
Maka Rasulullah SAW berkata: "Tenanglah wahai Khalid. Demi yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, sesungguhnya perempuan ini telah bertobat dengan tobat yang apabila dilakukan oleh seorang penarik pajak secara kejam, niscaya dia akan diampuni.
Lihat Juga :