Adakah Hubungan Sapi Merah Sempurna Israel dengan Surat Al-Baqarah?

loading...
Adakah Hubungan Sapi Merah Sempurna Israel dengan Surat Al-Baqarah?
Ada yang menghubung-hubungkan sapi merah Israel dengan QS al-Baqarah. Foto/Ilustrasi: STR New/Reuters
Belum lama ini kaum Yahudi Israel mendatangkan 5 ekor sapi betina merah sempurna dari sebuah peternakan di Texas, Amerika Serikat (AS). Kelima sapi ini dianggap sebagai hewan yang mirip dalam kisah di dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah dan Taurat . Benarkah?

Tafsir Kementerian Agama mencatat, Surat Al Baqarah terdiri 286 ayat. Surat ini turun di Madinah yang sebagian besar diturunkan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Haji wada' atau haji Nabi Muhammad SAW yang terakhir.

Surat ini dinamai al-Baqarah karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah SWT kepada Bani Israil (ayat 67 sampai dengan 74). Di situ dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya.

Baca juga: Penemuan Sapi Merah Gemparkan Israel, Benarkah Ini Pertanda Kiamat?

Ibnu Katsir saat menafsirkan Surat Al-Baqarah ayat 67 mengangkat kisah dari berbagai riwayat yang menggambarkan watak tersebut.

Di tengah-tengah kaum Bani Israil ada lelaki yang kaya raya. Dia tidak punya anak. Orang yang mewarisinya hanyalah anak lelaki dari saudara laki-lakinya.

Pada suatu malam sang keponakan itu membunuh lelaki tersebut. Selanjutnya ia meletakkan mayat si tajir itu di depan pintu rumah salah seorang tetangganya. Keesokan harinya sang keponakan itu menuduh tetangganya itu sebagai pembunuh.

Terjadilah kerusuhan. Mereka ribut dan di antara mereka saling berkelahi. Pada kondisi yang runyam itu, orang-orang yang bijak dan berkuasa di antara mereka teringat Nabi Musa as. "Mengapa kalian saling membunuh di antara sesama kalian, sedangkan utusan Allah berada di antara kalian?"

Akhirnya mereka datang menghadap Nabi Musa as. Mereka menceritakan peristiwa tersebut. Maka Nabi Musa as berkata, seperti yang disitir oleh firman-Nya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyembelih seekor sapi betina."

Mereka berkata, "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?"

Musa menjawab, "Aku berlindung kepada Allah akan termasuk golongan orang-orang yang jahil." (QS Al-Baqarah: 67)

Satu riwayat lagi menyebut, mereka heran dengan jawaban tersebut, lalu berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?"

Musa menjawab, "Aku berlindung kepada Allah akan termasuk golongan orang-orang yang jahil."

Mereka menjawab, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu?"

Baca juga: Fenomena Sapi Merah Sempurna Gemparkan Israel, dari Nabi Musa hingga Sekarang

Musa menjawab, "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda, pertengahan di antara itu." (Al-Baqarah: 67-68)

Artinya sapi betina tersebut tidak terlalu tua, tidak pula terlalu muda, melainkan pertengahan di antara keduanya.

Mereka berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami warna sapi itu."

Musa menjawab, "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya." (QS Al-Baqarah: 69)

Mereka berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu? Karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami, dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk."
halaman ke-1
preload video