Maulid Nabi Muhammad SAW, Berkaca dari Kasus Abu Lahab

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Ketika Nabi SAW tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada Hari Asyura. Beliau bertanya mengenai hari tersebut, dan beliau diberi tahu bahwa pada hari itu Allah SWT menyelamatkan Nabi mereka, yakni Musa as dan menenggelamkan musuhnya, Firaun. Karena itulah mereka berpuasa pada hari tersebut untuk bersyukur kepada Allah atas karunia ini.

Pada saat itu juga, Rasulullah SAW menanggapinya dengan bersabda, “Kita lebih berhak atas Musa a.s. daripada kalian.” Dan beliau pun melakukan puasa pada hari itu dan hari sebelumnya. (HR al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW menyukai dan memuji orang lain yang mencintai dan memuji beliau sendiri. Beliau suka memuji dan membalas dengan berbagai kebaikan kepada para penyair pada zamannya yang suka membuat syair-syair yang memuji kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW, seperti Hasan bin Tsabit. Maka, bisa dipastikan bahwa beliau akan sangat rida dan menyukai mereka yang menghimpun dan menyebarluaskan sejarah kehidupan dan perjuangannya, seperti yang dilakukan oleh para ulama melalui kitab-kitab maulid mereka.

Memperingati maulid Nabi Muhammad SAW merupakan media dakwah untuk memaparkan kembali sejarah kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW. Selain itu, mendorong agar umat Islam mencintai beliau dan mau meneladaninya, sekaligus membiasakan bershalawat untuk beliau hingga menjadi peneguh hati kaum Muslim ( QS Hud (11) : 120).

Baca juga: Penyebab Abu Lahab dan Istrinya Dilaknat Allah

Memperingati maulid Nabi juga merupakan upaya menghidupkan napak tilas perjuangan Rasulullah SAW dan menghidupkan kenangan perjuangan orang-orang saleh adalah sesuatu yang disyariatkan dalam Islam, seperti dalam ibadah haji yang menapaktilasi kehidupan Nabi Ibrahim dan istrinya, Hajar, serta putra mereka, Nabi Ismail.

Dalam Shahih-nya, Imam al-Bukhari menuturkan sebuah hadis dari Aisyah yang meriwayatkan pertanyaan dari ayahnya (Abu Bakar ash-Shiddig), “Hari apakah Nabi wafat?”

Ia menjawab, “Hari Senin.”

Abu Bakar bertanya lagi, “Hari apakah sekarang?”

Ia menjawab, “Ayah, sekarang hari Senin.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Rekomendasi
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Belum Terungkap Sampai...
Belum Terungkap Sampai Sekarang, Fenomena Badai Bola Petir Sudah Diamati 750 Tahun Lalu
4 Penemuan Nikola Tesla...
4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Ilmuwan Sebut Luar Angkasa...
Ilmuwan Sebut Luar Angkasa Dipadati Gas Metana dari Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved