Penjelasan Hadis Nabi SAW: Sebaik-baiknya Orang Beriman adalah Paling Baik Terhadap Istrinya
Selasa, 04 Oktober 2022 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
فَاتَّقُوا اللَّهَ فِي النِّسَاءِ فَإِنَّكُم أَخَذتُمُوهُنَّ بِأَمَانَةِ اللَّهِ وَاستَحلَلتُم فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللَّهِ
"Bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukan para wanita, karena kalian telah mengambil mereka (sebagai istri) dengan perjanjian Allah dan menghalalkan hubungan suami istri dengan kalimat Allah." (HR. Muslim)
Dalam hadis yang mulia ini terdapat pelajaran tentang pentingnya memperhatikan hak para istri, memberi nasihat dan mempergauli dengan baik.
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,
فِيهِ الْحَثّ عَلَى مُرَاعَاة حَقّ النِّسَاء وَالْوَصِيَّة بِهِنَّ وَمُعَاشَرَتهنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Dalam hadis ini terdapat dorongan untuk memperhatikan hak para wanita, berwasiat kepada mereka dan mempergauli mereka dengan baik.” (Kitab Syarhu Muslim)
Artinya bahwa suami wajib berlaku baik kepada istri. Dan pemuliaan terhadap istri syari’at Allah ta’ala.
Dalam Sunan Abu Daud, Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah berkata :
“Makna hadis ini: Karena kalian wahai para suami telah menikahi istri-istri kalian dengan syari’at Allah, maka mereka adalah amanah-amanah di pundak kalian, hendaklah kalian berusaha menjaga amanah ini, tidak boleh menyakiti istri-istri kalian, tidak boleh berlaku jelek kepada mereka, tapi hendaklah kalian berbuat baik kepada mereka, mempergauli dengan cara yang ma’ruf dan berinteraksi dengan cara yang ma’ruf.”
Kewajiban suami untuk menunaikan hak agama dan duniawi bagi istri; hak agama adalah kebutuhan terhadap pendidikan agama dan penjagaan dari perbuatan-perbuatan syirik, bid’ah maupun maksiat. Adapun hak duniawi adalah kebutuhan fisik.
Lihat Juga :