Keutamaan Wanita Menjaga Kehormatan Diri saat Jauh dari Suami
Selasa, 11 Oktober 2022 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Allah tabaroka wa ta’ala berfirman :
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al lIsra: : 32)
Karena itulah hendaklah suami dan istri bertawakkal kepada Allah Ta’ala dalam penjagaan terhadap diri dan pasangannya dari perbuatan-perbuatan dosa dan semua kejelekan, sebab Allah Ta’ala Dia-lah yang menjaga, bukan diri-diri kita yang lemah, inilah makna firman Allah ta’ala,“Memelihara diri ketika suaminya tidak ada"
Dalam kitab Tafsir As-Sa’di karya
Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullah disebutkan bahwa wanita-wanita yang taat kepada suami-suami mereka meski ketika suami-suami mereka sedang tidak ada, maka seorang wanita shalihah tetap menjaga dirinya dan harta suaminya.
Dan itu karena penjagaan Allah dan taufiq-Nya terhadap para wanita. Kemampuan menjadi wanita shalihah adalah bukan karena kehebatan diri-diri mereka;akan tetapi barangsiapa yang bertawakal kepada Allah maka Allah akan mencukupinya dalam perkara yang penting baginya, baik dalam agamanya maupun dunianya.
Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata bahwa Surat An Nisa dalam ayat 34 di atas, ada bagian yang tidak disebutkan karena penunjukkannya sudah jelas sehingga tidak perlu disebutkan, yaitu: “Wanita-wanita yang shalihah, ialah yang taat (kepada Allah dan kepada suami) lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada”, maka hendaklah kalian wahai para suami berbuat baik dan melakukan perbaikan kepada mereka.”
Baca juga: Surga Menanti Muslimah yang Seperti Ini
Wallahu A'lam.
وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al lIsra: : 32)
Karena itulah hendaklah suami dan istri bertawakkal kepada Allah Ta’ala dalam penjagaan terhadap diri dan pasangannya dari perbuatan-perbuatan dosa dan semua kejelekan, sebab Allah Ta’ala Dia-lah yang menjaga, bukan diri-diri kita yang lemah, inilah makna firman Allah ta’ala,“Memelihara diri ketika suaminya tidak ada"
Dalam kitab Tafsir As-Sa’di karya
Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullah disebutkan bahwa wanita-wanita yang taat kepada suami-suami mereka meski ketika suami-suami mereka sedang tidak ada, maka seorang wanita shalihah tetap menjaga dirinya dan harta suaminya.
Dan itu karena penjagaan Allah dan taufiq-Nya terhadap para wanita. Kemampuan menjadi wanita shalihah adalah bukan karena kehebatan diri-diri mereka;akan tetapi barangsiapa yang bertawakal kepada Allah maka Allah akan mencukupinya dalam perkara yang penting baginya, baik dalam agamanya maupun dunianya.
Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata bahwa Surat An Nisa dalam ayat 34 di atas, ada bagian yang tidak disebutkan karena penunjukkannya sudah jelas sehingga tidak perlu disebutkan, yaitu: “Wanita-wanita yang shalihah, ialah yang taat (kepada Allah dan kepada suami) lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada”, maka hendaklah kalian wahai para suami berbuat baik dan melakukan perbaikan kepada mereka.”
Baca juga: Surga Menanti Muslimah yang Seperti Ini
Wallahu A'lam.
(wid)
Lihat Juga :