Muhammad SAW Sang Mutiara, Bersholawatlah Kepadanya dan Keluarganya!
Rabu, 12 Oktober 2022 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun beliau adalah manusia biasa tapi pada lanjutan ayat Allah menegaskan: "Diwahyukan padaku (Muhammad)". Menunjukkan bahwa realita sebagai manusia biasa tidak menjadikannya seperti manusia lainnya. Tapi justeru beliau adalah manusia agung, unik dan Istimewa. Memiliki berbagai kelebihan dan sempurna dalam kapasitasnya sebagai manusia.
Realita ini menampakkan sebuah paradoks: manusia biasa, tapi tidak seperti manusia yang lain. Tapi memang itulah yang digambarkan misalnya dalam puji-pujian para pencinta, khususnya di kalangan Muslim Asia Selatan: "Muhammad itu manusia. Tapi bukan seperti manusia. Tetapi Muhammad adalah mutiara. Dan manusia bagaikan bebatuan".
Dalam sebuah syair yang lain disebutkan: "Kesempurnaannya mencapai puncak ketinggian. Keindahannya menyingkap kegelapan. Semua sisinya begitu indah. Maka bersholawatlah kepadanya dan keluarganya."
Keindahan baginda Rasulullah yang begitu sempurna ini karena tersinari oleh wahyu (yuuhaa) yang memang memiliki kekuatan yang dahsyat: "Sekiranya Al-Qur'an ini Aku turunkan di atas sebuah pegunungan niscaya engkau akan lihat gunung itu goncang dari takut kepada Allah."
Kekuatan wahyu yang membentuk keindahan Rasul itu sekaligus menghadirkan nilai (value) dalam kehidupan beliau. Sehingga dengan nilai itu beliau menjadi walking Qur'an (Al-Qur'an yang berjalan). Sekaligus dengan kehidupan yang sempurna dalam nilai itu menjadikan beliau tauladan bagi seluruh manusia: "Sungguh pada diri Rasul itu ada suri tauladan untuk kalian."
Di hari-hari mengingat kelahirannya mari kita semua berusaha memperbaharui iman, meningkatkan kecintaan, sekaligus membangun komitmen untuk menjadikan Rasulullah sebagai role model (suri tauladan) untuk kita dalam segala lini kehidupan.
اللهم صل وسلم وبارك عليه
NYC Subway, 11 Oktober 2022
Baca Juga: 7 Keutamaan Nabi Muhammad SAW Dibanding Nabi yang Lain
Realita ini menampakkan sebuah paradoks: manusia biasa, tapi tidak seperti manusia yang lain. Tapi memang itulah yang digambarkan misalnya dalam puji-pujian para pencinta, khususnya di kalangan Muslim Asia Selatan: "Muhammad itu manusia. Tapi bukan seperti manusia. Tetapi Muhammad adalah mutiara. Dan manusia bagaikan bebatuan".
Dalam sebuah syair yang lain disebutkan: "Kesempurnaannya mencapai puncak ketinggian. Keindahannya menyingkap kegelapan. Semua sisinya begitu indah. Maka bersholawatlah kepadanya dan keluarganya."
Keindahan baginda Rasulullah yang begitu sempurna ini karena tersinari oleh wahyu (yuuhaa) yang memang memiliki kekuatan yang dahsyat: "Sekiranya Al-Qur'an ini Aku turunkan di atas sebuah pegunungan niscaya engkau akan lihat gunung itu goncang dari takut kepada Allah."
Kekuatan wahyu yang membentuk keindahan Rasul itu sekaligus menghadirkan nilai (value) dalam kehidupan beliau. Sehingga dengan nilai itu beliau menjadi walking Qur'an (Al-Qur'an yang berjalan). Sekaligus dengan kehidupan yang sempurna dalam nilai itu menjadikan beliau tauladan bagi seluruh manusia: "Sungguh pada diri Rasul itu ada suri tauladan untuk kalian."
Di hari-hari mengingat kelahirannya mari kita semua berusaha memperbaharui iman, meningkatkan kecintaan, sekaligus membangun komitmen untuk menjadikan Rasulullah sebagai role model (suri tauladan) untuk kita dalam segala lini kehidupan.
اللهم صل وسلم وبارك عليه
NYC Subway, 11 Oktober 2022
Baca Juga: 7 Keutamaan Nabi Muhammad SAW Dibanding Nabi yang Lain
(rhs)
Lihat Juga :