Ceramah Gus Baha tentang Orang yang Membidahkan Maulid Nabi
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 05:10 WIB
loading...
Gus Baha menjelaskan dalil tentang Maulid Nabi berikut sejarahnya. Foto/dok Channel Dakwah Digital
A
A
A
Ceramah Gus Baha tentang orang yang membid'ahkan Maulid Nabi menarik untuk disimak. Beberapa kalangan muslim banyak yang bertanya, mengapa ada peringatan Maulid Nabi padahal di zaman Rasulullah SAW hal itu tidak ada?
Pertanyaan ini sering muncul setiap bulan Maulid, Rabiul Awal. Dalam satu kajiannya di kanal YouTube, ulama ahli tafsir Al-Qur'an Gus Baha menyampaikan satu dalil tentang Maulid Nabi.
"Satu-satunya dalil Maulid Nabi menurut ahlussunnah itu ya Hadis tentang Abu Lahab. Dalam kitabnya Sayyid Muhammad, hujjahnya Maulid dijelaskan Abu Lahab gara-gara senang dengan kelahiran Nabi Muhammad, padahal beliau adalah orang kafir mendapat keringanan siksa, apalagi orang mukmin," jelas Gus Baha dilansir dari kanal YouTube "Dakwah Digital".
Baca Juga: 19 Fatwa Ulama Terdahulu yang Membolehkan Peringatan Maulid Nabi
Berikut Hadis Abu Lahab yang dimaksud:
قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ
Artinya: "Berkata 'Urwah, "Tsuwaibah adalah bekas budak Abu Lahab, pada waktu itu Abu Lahab membebaskannya, lalu Tsuwaibah pun menyusui Nabi صلى الله عليه وسلم. Ketika Abu Lahab meninggal, ia pun diperlihatkan kepada sebagian keluarganya di alam mimpi dengan keadaan yang memprihatinkan. Sang kerabat berkata padanya, Apa yang telah kamu dapatkan? Abu Lahab berkata: Setelah kalian, aku belum pernah mendapati sesuatu nikmat pun, kecuali aku diberi minum lantaran memerdekakan Tsuwaibah." (HR Al-Bukhari, Al-Baihaqi dan lainnya)
"Abu Lahab dapat Syafaat Nabi setiap hari Senin sebab memerdekakan Tsuwaibah sebagai hadiah kelahiran Nabi. Makanya kalau Maulid itu ikut iuran. Sampai sekarang saya tiru kalau ada acara Maulid saya ikut iuran," kata ulama bernama KH Ahmad Bahauddin Nursalim itu.
Itulah yang menjadi dalil Maulid, bahwa orang hormat (gembira) atas Maulid Nabi itu luar biasa. Buktinya Abu Lahab yang kafir saja dapat keringanan hisab setiap hari Senin, sebab hormat atas Maulid Rasulullah SAW.
"Jadi kamu harus tahu. Soal tidak cocok itu biarkan saja. Tapi tak perlu memvonis bid'ah atau khufarat," tegas ulama asal Rembang itu.
Sejarah Maulid Nabi
Dalam ceramahnya yang lain, Gus Baha menjelaskan tentang sejarah Maulid Nabi. Kata beliau, dulu tentara Romawi menguasai Palestina. Karena umat Islam melempem akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi membuat strategi melalui pembacaan biografi baginda Nabi Muhammad SAW.
Pertanyaan ini sering muncul setiap bulan Maulid, Rabiul Awal. Dalam satu kajiannya di kanal YouTube, ulama ahli tafsir Al-Qur'an Gus Baha menyampaikan satu dalil tentang Maulid Nabi.
"Satu-satunya dalil Maulid Nabi menurut ahlussunnah itu ya Hadis tentang Abu Lahab. Dalam kitabnya Sayyid Muhammad, hujjahnya Maulid dijelaskan Abu Lahab gara-gara senang dengan kelahiran Nabi Muhammad, padahal beliau adalah orang kafir mendapat keringanan siksa, apalagi orang mukmin," jelas Gus Baha dilansir dari kanal YouTube "Dakwah Digital".
Baca Juga: 19 Fatwa Ulama Terdahulu yang Membolehkan Peringatan Maulid Nabi
Berikut Hadis Abu Lahab yang dimaksud:
قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ
Artinya: "Berkata 'Urwah, "Tsuwaibah adalah bekas budak Abu Lahab, pada waktu itu Abu Lahab membebaskannya, lalu Tsuwaibah pun menyusui Nabi صلى الله عليه وسلم. Ketika Abu Lahab meninggal, ia pun diperlihatkan kepada sebagian keluarganya di alam mimpi dengan keadaan yang memprihatinkan. Sang kerabat berkata padanya, Apa yang telah kamu dapatkan? Abu Lahab berkata: Setelah kalian, aku belum pernah mendapati sesuatu nikmat pun, kecuali aku diberi minum lantaran memerdekakan Tsuwaibah." (HR Al-Bukhari, Al-Baihaqi dan lainnya)
"Abu Lahab dapat Syafaat Nabi setiap hari Senin sebab memerdekakan Tsuwaibah sebagai hadiah kelahiran Nabi. Makanya kalau Maulid itu ikut iuran. Sampai sekarang saya tiru kalau ada acara Maulid saya ikut iuran," kata ulama bernama KH Ahmad Bahauddin Nursalim itu.
Itulah yang menjadi dalil Maulid, bahwa orang hormat (gembira) atas Maulid Nabi itu luar biasa. Buktinya Abu Lahab yang kafir saja dapat keringanan hisab setiap hari Senin, sebab hormat atas Maulid Rasulullah SAW.
"Jadi kamu harus tahu. Soal tidak cocok itu biarkan saja. Tapi tak perlu memvonis bid'ah atau khufarat," tegas ulama asal Rembang itu.
Sejarah Maulid Nabi
Dalam ceramahnya yang lain, Gus Baha menjelaskan tentang sejarah Maulid Nabi. Kata beliau, dulu tentara Romawi menguasai Palestina. Karena umat Islam melempem akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi membuat strategi melalui pembacaan biografi baginda Nabi Muhammad SAW.
Lihat Juga :